Penanganan Kasus Indisipliner Pejabat Bapelitbang Penajam Ditunda

Ari B

Kepala BKPP PPU Surodal Santoso.

Penajam, helloborneo.comPenanganan kasus indisipliner pejabat eselon III yang bertugas di Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Penajam Paser utara, Kalimantan Timur, ditunda karena menunggu pembentukan tim terpadu yang menangani kasus tersebut.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Penajam Paser Utara Surodal Santoso, saat ditemui helloborneo.com di Penajam, Kamis, mengatakan, penanganan kasus indisipliner setingkat pejabat eselon III harus melalui tim terpadu yang minimal diketuai sekretaris kabupaten.

Penanganan kasus indsipliner pejabat eseloh III di Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Kabupaten Penajam Paser Utara berinisial CNS terkesan berjalan lamban.

Bahkan hampir memasuki bulan ke-10 kasus indisipliner itu baru ditindaklanjuti BKPP Kabupaten Penajam Paser Utara.

Kepala Bapelitbang Kabupaten Penajam Paser Utara Alimuddin juga telah enam kali bersurat kepada BKPP untuk memberikan sanksi kepada CNS yang tidak masuk kerja selama 10 bulan.

Kendati telah memenuhi unsur pelanggaran disiplin berat, penanganan kasus CNS ditunda sampai tim terpadu dibentuk yang ditetapkan melalui surat keputusan kepala daerah.

Menurut Surodal Santoso, lamanya proses penanganan kasus indisipiner pejabat tersebut, karena harus dilaporkan kepada pimpinan secara berkala.

Ia juga membantah jika dianggap memberikan perlakuan istimewa terhadap CNS yang bolos kerja sejak Juni 2017 itu.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, BKPP Kabupaten Penajam Paser Utara merekomendasikan minimal sanksi penurunan pangkat kepada CNS yang mangkir kerja selama 10 bulan.

Padahal sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS, pegawai yang tidak masuk kerja minimal selama 46 hari kerja bisa diberhentikan atau dipecat. (bp/hb)

 

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.