PPU Ajukan Dana Bantuan Perumahan Kepada BNPB

Ari. B

Lokasi Lahan Relokasi Korban Longsor Telemow.

Penajam, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), mengajukan anggaran Rp 7 miliar kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk pembangunan rumah bagi korban tanah longsor di Desa Telemow, Kecamatan Sepaku.

Sebanyak 58 kepala keluarga direncanakan akan direlokasi di lahan seluas 1 ha lebih yang telah dibebaskan tidak jauh dari lokasi kejadian longsor di Rt 6 dan 7.

Sekretaris Kabupaten PPU Tohar saat ditemui helloborneo.com di ruang kerjanya selasa 29 mei 2018 mengatakan, lahan relokasi untuk para korban longsor telah dibebaskan. Lahan tersebut seluas satu hektare di belakang SDN 05 Sepaku .

“Lahan untuk relokasi korban bencana longsor informasinya sudah di ratakan dengan alat UPTD PU kecamatan sepaku”kata Tohar.

Masing-masing Kepala Keluarga yang menjadi korban tanah longsor akan diberikan lahan kaplingan berukuran 10×15 meter. Diungkapkan Sekretaris Kabupaten PPU Tohar, anggaran pembebasan lokasi relokasi menggunakan dana bantuan dari masyarakat.

Bantuan yang diusulkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah PPU senilai Rp7 miliar tersebut antara lain untuk membangun perumahan warga termasuk  fasilitas seperti musala, jalan dan tempat penampungan air bersih.

Bencana longsor di desa telemow kecamatan sepaku yang terjadi pada hari rabu dini hari tanggal 11 april 2018 kemarin. Sedikitnya merusak 20 bangunan rumah milik warga.

Sementara menurut kajian tim geologi dari kementrian ESDM yang turun meninjau ke lokasi kejadian menyatakan 32 bangunan lainnya masih berpotensi rawan karena berdiri diatas tanah bergerak. (Adv/Ar/Hb)

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.