Sekkab Penajam: TNI Dan Rakyat Tidak Bisa Dipisahkan

Bagus Purwa
Penajam, helloborneo.com – Tentara Nasional Indonesia dan rakyat tidak bisa dipisahkan untuk berbuat baik bagi kemaslahatan dan kebaikan masyarakat, kata Sekteraris Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Tohar.

Sekretaris Kabupaten Penajam Paser Utara, Tohar memberikan sambutan pada kegiatan rangkaian hari jadi TNI ke-73 di halaman Markas Kodim 0913 Penajam Paser Utara, Sabtu (6-10-2018).

Pernyataan tersebut ditegaskan Tohar pada kagiatan jalan sehat dan senam bersama rangkaian acara hari jadi TNI ke-73 di halaman Markas Komando Distrik Militer (Kodim) 0913 Penajam Paser Utara, Sabtu.

“Momentum hari jadi ini tepat dikatakan Tentara Nasional Indonesia (TNI) semakin dekat dengan rakyat sebagai cikal bakal gelorakan semangat bela negara dan menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ujarnya.

TNI lanjut Tohar, sering hadir di tengah-tengah masyarakat untuk penanganan sosial dan bencana serta kegiatan lainnya, artinya TNI terpanggil untuk terus bersatu bersama rakyat dalam kondisi apapun.

Kegiatan TNI itu menurut Sekkab, merupakan tujuan untuk suksesnya tugas dan tanggung jawab negara bagi keberlangsungan pemerintah Republik Indonesia.

“Tidak lupa saya juga ucapkan selamat ulang tahun TNI, semoga semakin profesional, dekat dengan rakyat dan TNI semakin jaya,” kata Tohar menutup sambutannya pada kegiatan hari jadi TNI ke-73 tersebut.

Komandan Kodim (Dandim) 0913 Penajam Paser Utara Letkol Infantri Mahmud menyatakan, TNI adalah milik rakyat, bukan milik satu golongan yang berdiri sendiri atau terpisah dari rakyat.

“TNI terbentuk setelah Indonesia merdeka dan negara harus memiliki tentara, awalnya dibentuk Badan Keamanan Rakyat (BKR) satu bagian pengamanan terhadap rakyat, kemudian pada 5 Oktober 1945 menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR),” jelasnya.

Seiring perjalanan waktu setelah melalui beberapa perubahan tegas Mahmud, TKR menjadi Tentara Nasional Indonesia atau TNI yang saat ini telah berusia 73 tahun.

“Bukan usia tua atau muda, tetapi diharapkan kematangan dan profesional TNI semakin meningkat, semua itu tidak terlepas dari dukungan rakyat Indonesia,” tambahnya.

Mahmud menimpali lagi, “Apa yang dimiliki TNI berasal dari rakyat, peralatan dan perlengkapan TNI semua uang dari rakyat dan harus dipergunakan untuk menjaga keutuhan wilayah NKRI. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.