Kodim Penajam Terapkan Sanksi Prajurit Langgar Lalu Lintas

Bagus Purwa

Kodim 0913 Penajam Paser Utara, melakukan pemeriksaan surat dan kelengkapan kendaraan bermotor anggotanya.

Penajam, helloborneo.com – Komando Distrik Militer 0913/Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, akan menerapkan sanski bagi prajurit yang melakukan pelanggaran lalu lintas untuk mencegah pelanggaran yang dilakukan anggota TNI AD di daerah setempat.

Secara mendadak Komandan Kodim atau Dandim 0913/Penajam Paser Utara Letkol Inf Mahmud Senin pagi, mengecek surat dan kelengkapan kendaraan bermotor anggota Komando Distrik Militer atau Kodim setempat.

Dandim menegaskan, sesuai program kerja satuan bidang pengamanan dilakukan pemeriksaan surat dan kelengkapan kendaraan bermotor anggota TNI AD.

“Kegiatan pemeriksaan surat dan kelengkapan kendaraan bermotor personel itu akan rutin dilakukan setiap Senin, seusai upacara,” kata Mahmud kepada helloborneo.com.

TNI AD sangat ketat dalam menerapkan kedisplinan pada anggotanya, termasuk kedisiplinan berlalu lintas. Untuk itu, diimbau personel TNI AD menghindari pelanggaran sekecil apapun.

Informasi yang diperoleh, anggota TNI AD tidak hanya dikenakan kewajiban membayar denda, tetapi juga sanksi admnistratif yakni penundaan kenaikan pangkat bagi personel TNI AD pelanggar peraturan lalu lintas.

Anggota TNI AD yang terjaring razia Polisi Militer dan terbukti melanggar peraturan lalu lintas wajib membayar denda kepada negara, sama yang dikenakan kepada warga sipil terkena tilang.

Selain denda tilang, ada juga sanksi berupa penundaan kenaikan pangkat satu periode dangan jangka waktu sekitar enam bulan.

“Ke depan, menindaklanjuti program kerja satuan akan diterapkan sanksi kepada personel yang melakukan pelanggaran. Berikan contoh kepada masyarakat, bahwa TNI AD tertib berlalu lintas,” tegas Mahmud lagi.

Pemeriksaan surat dan kelengkapan kendaraan bermotor lanjut Dandim, untuk mencegah dan meminimalisir pelanggaran yang dilakukan prajurit dan PNS (pegawai negeri sipil) Kodim 0913/Penajam Paser Utara.

Mahmud kembali menegaskan, personel TNI AD wajib mematuhi aturan lalu lintas, memiliki SIM (surat izin mengemudi) dan surat tanda nomor kendaraan atau STNK, juga memperhatikan kelengkapan kendaaraan serta menggunakan helm. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.