Lelang Investasi Pembangunan Jembatan Penajam-Balikpapan Rampung Juni

Bagus Purwa

Desain Animasi Jembatan Tol Teluk Balikpapan.

Penajam, helloborneo.com – Tahapan lelang investasi pembangunan jembatan tol yang menghubungkan antara Kabupaten Penajam Paser Utara dengan Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, diperkirakan rampung pada Juni 2019.

“Saat ini lagi proses penentuan lokasi ‘trase’ atau sumbu jalan untuk ruas jembatan tol penghubung itu,” jelas Asisten II Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Pembangunan Sekretariat Kabupaten Penajam Paser Utara Ahmad Usman ketika ditemui helloborneo.com di Penajam, Jumat.

Setelah ditentukan lokasi sumbu jalan untuk jembatan tol penghubung di atas Teluk Balikpapan dari sisi Kabupaten Penajam Paser Utara dan juga sisi Kota Balikpapan, lanjutnya, akan dilakukan pembebasan lahan.

Tim pengadaan lahan lokasi sumbu jalan untuk ruas jembatan tol penghubung sepanjang 11,75 kilometer dengan lebar 33 meter tersebut terdiri dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, serta Pemerintah Kota Balikpapan.

Informasi yang diperoleh menyebutkan pemantapan persiapan pembebasan lahan lokasi sumbu jalan untuk ruas jembatan tol penghubung Penajam-Balikpapan akan dilakukan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, pada 12 Februari 2019.

“Tim dari Pemprov Kaltim yang turun ke Kabupaten Penajam Paser Utara untuk pemantapan pembebasan lahan lokasi ‘trase’ jembatan tol penghubung itu,” jelas Ahmad Usman.

Pemerintah akan melakukan uji publik terkait penetapan dan pembebasan lahan lokasi sumbu jalan untuk ruas jembatan tol penghubung Penajam-Balikpapan tersebut kepada masyarakat pemilik lahan di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kota Balikpapan.

Semua proses rencana pembangunan jembatan tol penghubung di atas Teluk Balikpapan menurut Ahmad Usman, terus berjalan dan tahapan lelang investasi pembangunan jembatan tol penghubung tersebut diperkirakan rampung Juni 2019.

Pemenang tender pembangunan jembatan tol penghubung dengan ketinggian ruang bebas 50 meter dari permukaan air laut itu, akan diketahui setelah lelang investasi selesai.

“Setelah lelang investasi rampung, pemenang tender mulai melakukan persiapan pembangunan jembatan tol penghubung Penajam-Balikpapan, dengan biaya pembangunan diperkirakan lebih kurang Rp15,4 triliun,” ujar Ahmad Usman.

Selesainya tahapan lelang investasi jembatan tol di atas Teluk Balikpapan tersebut disampaikan dalam pertemuan antara jajaran manajemen PT Waskita Karya dengan Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas’ud, di Kantor Waskita Karya di Jakarta, Rabu (6/2). (Adv/bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.