Disdukcapil Penajam Rekam Data Di Rutan Jelang Pemilu

Ari B

Kepala Disdukcapil PPU, Suyanto.

Penajam, helloborneo.com – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, akan mendatangi warga setempat yang ditahan di rumah tahanan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, untuk melakukan perekaman data kartu tanda penduduk elektronik menjelang Pemilihan Umum 2019.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil atau Disdukcapil Kabupaten Penajam Paser Utara Suyanto saat ditemui helloborneo.com di Penajam, Kamis, mengatakan, petugas akan mengunjungi Rutan Tanah Grogot untuk melakukan perekaman data KTP elektronik.

“Kami sudah jadwalkan rekam data kartu tanda penduduk atau KTP elektronik terhadap warga Kabupaten Penajam Paser Utara yang ditahan di Rutan Tanah Grogot, akhir Februari 2019,” jelasnya.

Sedikitnya 138 warga Kabupaten Penajam Paser Utara, saat ini ditahan di rumah tahanan atau Rutan Tanah Grogot, Kabupaten Paser.

“Masih ada 13 warga Kabupaten Penajam Paser Utara yang ditahan di Rutan Tanah Grogot itu belum rekam data KTP elektronik,” ungkap Suyanto.

Disdukcapil Kabupaten Penajam Paser Utara melakukan kunjungan ke Rutan tanah Grogot tersebut dijadwalkan di atas 20 Februari 2019.

“Kami masih lakukan program ‘jemput bola’ rekam data KTP elektronik ke desa dan kelurahan, jadi setelah program ‘jemput bola’ ditutup akan ke Rutan Tanah Grogot,” ujar Suyanto.

Selain di Rutan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, ada juga warga Kabupaten Penajam Paser Utara yang ditahan di Rutan dan lembaga pemasyarakatan atau Lapas Kota Samarinda.

Disdukcapil Kabupaten Penajam Paser Utara akan berkoordinasi dengan instansi setempat untuk mendata warga Kabupaten Penajam Paser Utara yang ditahan di Rutan dan Lapas Kota Samarinda tersebut.

Suyanto memastikan seluruh warga Kabupaten Penajam Paser Utara yang ditahan di luar daerah akan diberikan surat keterangan atau suket pengganti KTP elektronik.

Suket yang dikeluarkan Disdukcapil Kabupaten Penajam Paser Utara itu lanjut ia, agar warga yang ditahan di Rutan maupun Lapas dapat menggunakan hak pilihnya untuk memilih dalam Pemilihan Umum atau Pemilu 2019. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.