PDAM Penajam Manfaatkan Sumur Air Dalam Atasi Kemarau

Sungai Lawe – Lawe Semakin Menyusut Akibat Kemarau.

Ari B

Penajam, helloborneo.com – Perusahaan Daerah Air Minum atau PDAM Danum Taka Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, memanfaatkan sumur air dalam untuk mengantisipasi ketersediaan air baku pengolahan air bersih selama musim kemarau panjang 2019.

Pelaksana tugas Direktur PDAM Danum Taka Kabupaten Penajam Paser Utara, Ahmad Usman saat ditemui helloborneo.com, Selasa mengatakan, PDAM terus berupaya mencari sumber air baku baru untuk menjaga ketersediaan air baku mengantisipasi kemarau panjang.

“Saat ini kami sambungkan pipa dari sumur bor di bagian atas kolam pengolahan air bersih,” jelas Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kabupaten Penajam Paser Utara tersebut.

Dengan adanya penyambungan pipa ke sumur bor di bagian atas kolam pengolahan tersebut lanjut Ahmad Usman, produksi air bersih berhasil dipertahankan hingga 40 liter per detik.

“Posisi sumur air dalam itu berada di sisi kanan instalasi pengolahan air bersih (water treatment plant/WTP) Lawe-Lawe,” ujarnya.

Sumur air dalam yang dibangun sejak 2017 tersebut menurut Ahmad Usman, belum pernah digunakan sehingga memiliki cadangan air yang cukup banyak.

Tambahan suplai air dari sumur bor itu jelasnya, membuat produksi air bersih kembali meningkat yang sempat mengalami penurunan hingga 35 liter per detik.

“Produksi air bersih meningkat 5 liter per detik menjadi 40 liter per detik dari sebelumnya sempat turun sampai 35 liter per detik,” ucap Ahmad Usman.

Musim kemarau yang terjadi sejak Juli 2019 hingga saat ini berdampak terhadap penurunan ketinggian air Sungai Lawe-Lawe sebagai sumber air baku PDAM Danum Taka Kabupaten Penajam Paser Utara.

Debit air Sungai Lawe-Lawe sebagai sumber air baku PDAM Danum Taka Kabupaten Penajam Paser Utara mengalami penurunan karena daerah setempat jarang turun hujan.

Selain mencari sumber air baku baru tambah Ahmad Usman, PDAM Danun Taka juga membersihkan bagian atas Sungai Lawe-Lawe untuk mempertahankan distribusi air bersih selama musim kemarau. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses