Kenaikan Tarif Air Bersih di Penajam Tinggal Menunggu Persetujuan Bupati

Ari B

Direktur Perumda Danum Taka Kabupaten PPU, Abdul Rasyid.

Penajam, helloborneo.com – Direktur Perusahaan Daerah Air Minum atau PDAM Danum Taka Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Abdul Rasyid menyatakan kenaikan tarif air bersih dtinggal menunggu persetujuan bupati setampat.

“Kenaikan tarif airi bersih akan segera diberlakukan setelah peraturan bupati ditandatangi,” jelas Abdul Rasyid ketika dihubungi helloborneo.com. Sabtu.

Ia juga menyatakan, lembaganya telah melakukan sosialisasi menyangkut kenaikan tarif air bersih tersebut dan mendapat rerpon positif dari masyarakat.

Kenaikan tarif air bersih di Kabupaten Penajam Paser Utara yang sudah direncanakan cukup lama itu, salah satunya untuk menyeimbangkan biaya operasional yang dari tahun ke tahun terus mengalami kenaikan.

“Proses atau tahapan rencana untuk menaikkan tarif dasar air bersih sudah dilalui, tinggal menunggu persetujuan kepala daerah,” ujar Abdul Rasyid.

“Tahapan yang dilalui mulai dari pembahasan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD sampai melakukan sosialisasi kepada masyarakat di empat kecamatan,” ucapnya.

Proses rencana kenaikan tarif dasar air bersih tersebut dimulai Oktober sampai Januari 2020, dan mendapat respon positif dari legislatif dan masyarakat.

Penyesuaian tarif air bersih yang akan segera diberlakukan setelah peraturan bupati ditandatangani itu ungkap Abdul rasyid, dari Rp1.700 menjadi Rp2.700 per kubik.

“Usulan penyesuaian tarif dasar air air bersih sudah di Bagian Pemerintahan, diharapkan dapat ditandatangi bupati dalam waktu dekat dan diberlakukan secepatnya,” katanya. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.