Sertifikasi Aset Tanah Pemerintah Kabupaten Penajam Tersendat Anggaran

Ari B

Aset Lahan Milik Pemkab PPU.

Penajam, helloborneo.com – Sertfikasi aset tanah milik Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, seluas 300 hektare yang belum memiliki legalitas resmi atau bersertifikat tersendat anggaran.

“Target kami selesaikan sertifikasi aset tanah terkendala anggaran,” ujar Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Penajam Paser Utara, Riviana Noor ketika di temui helloborneo.com, Senin.

instansinya lanjut ia, pada tahun ini (2020) menargetkan menyelesaikan sertifikasi tanah seluas 300 hektare milik pemerintah kabupaten, namun masih terkendala ketersediaan anggaran.

Sertifikasi tanah milik pemerintah kabupaten tersebut menurut Riviana Noor, merupakan program prioritas kepala daerah untuk memberikan legalitas pada aset tanah yang belum memiliki dokumen kepemilikan lahan.

Beberapa bidang tanah milik Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara seperti lahan sekolah serta peternakan sapi di Trunen Kecamatan Sepaku jelasnya, sampai saat ini belum memiliki legalitas atau bersertifikat.

“Upaya kami untuk selesaikan sertifikasi 300 hektare lahan milik pemerintah kabupaten tidak dapat penuhi target karena anggarannya dirasionalisasi,” ucap Riviana Noor.

Tahun ini (2020) ungkapnya, instansinya mendapatkan anggaran lebih kurang Rp700 juta untuk melakukan sertifikasi bidang tanah milik Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara tersebut.

Namun karena penurunan pendapatan pemerintah kabupaten dari dana transfer pemerintah pusat, akhirnya anggaran sertifikasi aset tanah itu dipangkas atau dirasionalisasi untuk penghematan kas daerah.

“Anggaran sertifikasi lahan pemerintah kabupaten dirasionalisasi lebih kurang Rp400 juta, jadi hanya tersisa sekitar Rp300 juta,” kata Riviana Noor.

“Sudah kami diskusikan lagi terkait program sertifikasi aset tanah, apakah anggarannya bisa dikembalikan karena program prioritas kepala daerah,” tambahnya.

Anggaran sertifikasi aset tanah milik Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara tersebut untuk identifikasi bidang tanah, pematokan hingga terbitnya dokumen kepemilikan lahan.(bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.