DPRD Penajam Minta Kualitas Perumda Danum Taka Ditingkatkan

Ari B

Foto Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara, Raup Muin.

Penajam, helloborneo.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, meminta Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Danum Taka meningkatkan pelayanan lebih ditingkatkan.

“Keluhan masyarakat terkait distribusi dan kenaikan tarif air bersih dalam beberapa hari terakhir cenderung meningkat,” ungkap Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara, Raup Muin ketika ditemui helloborneo.com di Penajam, Kamis.

Kenaikan tarif air bersih yang diterapkan sejak Agustus 2020 lanjut ia, harus diimbangi dengan perbaikan kualitas pelayanan.

Kinerja Perumda Air Minum Danum Taka tegas Raup Muin, perlu dievaluasi dan ditingkatkan sebab keluhan masyarakat terhadap distribusi air bersih masih cukup banyak.

DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara menyoroti pemanfaatan penyertaan modal Perumda Air Minum Danum Taka pada 2020 lebih kurang Rp9 miliar.

Jaringan pipa distribusi air bersih yang baru sepanjang 120 kilometer yang belum dimaksimalkan juga menjadi sorotan legislatif (DPRD).

Kedua hal tersebut dinilai Raup Muin, berdampak kepada pelayanan air bersih yang belum ada peningkatan di masyarakat.

“Kami harap Perumda Air Minum Danum Taka memaksimalkan pelayanan seiring kenaikan tarif dasar air bersih,” ujar politikus Partai Gerakan Indonesia Raya atau Gerindra tersebut.

“Apalagi ada pipa jaringan distribusi air bersih yang sudah dibangun dengan dana miliaran rupiah, tetapi sampai saat ini belum dimanfaatkan,” ucap Raup Muin.

Selanjutnya DPRD tegasnya lagi, akan terus mengevaluasi permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat menyangkut air bersih tersebut.

Penyesuaian tarif air bersih itu jelas Direktur Perumda Air Minum Danum Taka Kabupaten Penajam Paser Utara Abdul Rasyid, karena harga pokok produksi dengan harga jual kepada pelanggan dinilai Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK tidak seimbang.

Kemudian sudah 10 tahun tarif air bersih Kabupaten Penajam Paser Utara tidak pernah berubah, serta sebagai edukasi masyarakat. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.