Petugas KPU Balikpapan Mulai Proses Pelipatan dan Penyortiran Surat Suara

Dok. Pelipatan dan Penyortiran Surat Suara KPU Kota Balikpapan.

Balikpapan, helloborneo.com – Sebanyak 50 petugas Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Balikpapan, tengah melakukan proses pelipatan dan penyortiran surat suara. Berdasarkan keterangan Menurut Ketua KPU Kota Balikpapan, Noor Thoha, sebelum dilakukan sortir surat suara, para petugas sortir terlebih dahulu harus melakukan rapid tes.

“Usai dinyatakan non reaktif mereka mulai melakukan sortir surat suara yang dimulai pada Senin (23/11) lalu,” sebutnya.

Thoha menjelaskan, untuk kriteria surat yang dinyatakan lolos proses penyortiran diantaranya, gambar dan tulisan wajib tertera jelas, tidak buram, dan tidak memiliki bercak yang menyerupai titik coblosan. Selain itu, surat suara harus simetris serta dalam satu kotak surat suara disesuaikan dengan jumlah pelipatan, sesuai isinya 2000 lembar per pack atau tidak.

“Apabila dalam penyortiran dan pelipatan surat suara tidak sesuai dengan kriteria akan dipisahkan, sehingga surat suara yang rusak akan kembali dikirim dan dimintakan untuk penggantian ulang terhadap pabrik pencetakan,” tegas Thoha, Selasa (24/11/2020).

Thoha menambahkan, pihaknya menargetkan penyortiran dapat selesai 4 hingga 5 hari kedepan. Dan diharapkan penyortiran dapat selesai dengan lancar dan aman. Nantinya petugas penyortiran dan pelipatan surat suara akan mendapat upah sebesar Rp250 per lembarnya, dengan target penyelesaian sebanyak 2000 lembar.

Sementara itu diketahui surat suara yang masuk di KPU Balikpapan untuk Pilkada pada 9 Desember mendatang mencapai 455.999 lembar. (*adv/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.