SMK Negeri 1 Sediakan Lowongan Kerja Lulusan SMK Melalui “Job Matching”

Bagus Purwa

Foto Istimewa.

Penajam, helloborneo.com – Sekolah Menengah Kejuruan atau SMK Negeri 1 yang berada di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, menyediakan lowongan kerja bagi lulusan siswa-siswi sekolah menengah kejuruan melalui “Job Matching”.

Sedikitnya 113 lulusan SMK se-Kabupaten Penajam Paser Utara mengikuti tes tertulis dan wawancara pada “Job Matching”  atau kegiatan pemasaran tamatan sekolah menengah kejuruan ke bursa kerja tersebut, Selasa.

“Kegiatan adalah program Direktorat Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Industri Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbdud) 2020,” jelas Kepala SMK Negeri 1 Kabupaten Penajam Paser Utara, Satoni Solle ketika ditemui helloborneo.com di Penajam.

“SMK Negeri 1 Kabupaten Penajam Paser Utara diberikan kepercayaan untuk laksanakan program ‘Job Matching’ Kemendikbud itu’,” tambahnya.

“Job Matching” mempertemukan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) dengan calon tenaga kerja bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaketrans) Kabupaten Penajam Paser Utara dilaksanakan 8 dan 10 Desember 2020.

Kegiatan tersebut merupakan lanjutan “Workshop” yang digelar SMK Negeri 1 Kabupaten Penajam Paser Utara pada 19 November 2020.

Peserta dalam “Job Matching” tersebut menurut Satoni Solle, 10 SMK dari Kabupaten Penajam Paser Utara. 12 SMK dari Kota Balikpapan dan tiga SMK dari Kabupaten Penajam serta Kutai Kartanegara.

Saat ini “Job Matching” lanjut ia, dilaksanakan di Kabupaten Penajam Paser Utara melibatkan Alfamidi regional Kalimantan Timur, PT Pesona Mutiara Borneo dan PT Syahdan Jaya Sukses Kabupaten Penajam Paser Utara.

“Selanjutnya SMK Negeri 1 Kabupaten Penajam Paser Utara akan laksanakan ‘Job Matching” di Kota Balikpapan dan Kabupaten Kutai Kartanegara,” ujar Satoni Solle.

“Apresiasi untuk SMK Negeri 1 laksanakan kegiatan sebagai upaya menekan angka pengangguran,” kata Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara, Ahmad pada saat membuka “Job Matching” tersebut. 

Kabupaten Penajam Paser Utara tegasnya, harus berbenah dan mempersiapkan SDM (sumber daya manusia) karena telah ditunjuk sebagai wilayah ibu kota negara Indonesia yang baru, sehingga jangan sampai menjadi penonton di kampung sendiri.(bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses