Kementerian PPA Dorong Pembentukan UPTD PPA Di Daerah 

ES Yulianto

Kantor DPD3AP2KB Kabupaten Penajam Paser Utara, yang berada di Km 3 Jalan Provinsi Kalimantan Timur, Kabupaten Penajam Paser Utara. (ESY)
Kantor DPD3AP2KB Kabupaten Penajam Paser Utara, yang berada di Km 3 Jalan Provinsi Kalimantan Timur, Kabupaten Penajam Paser Utara. (ESY)

Penajam, helloborneo.com – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mendorong pemerintah daerah membentuk Unit Pelayanan Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA). 

Pembentukan UPTD PPA tersebut ditegaskan melalui Peraturan Menteri, dan Kabupaten Penajam Paser Utara menjadi bagian dari empat kabupaten/kota di Kalimantan Timur yang belum membentuk.

Sesuai dengan Peraturan Menteri PPA Nomor 4 Tahun 2018 tentang Pedoman Pembentukan UPTD PPA dan Permen PPPA 11/2019 tentang Pedoman Evaluasi Kelembagaan UPTD PPA. Daerah diwajibkan membentuk UPTD PPA tersebut tanpa terkecuali.

Kabupaten Penajam Paser Utara menurut Kepala Seksi Pelindungan Perempuan Dinas Kependudukan Pemeberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Kalimantan Utara, Fahmi Rozano, menjadi bagian dari daerah yang belum membentuk UPTD PPA.

Daerah lainnya di Kalimantan Timur yang belum membentuk UPTD PPA yakni Kabupaten Kutai Timur, Kabupaten Kutai Barat, dan Kabupaten Mahakam Hulu.

Untuk di Kabupaten Penajam Paser Utara, Fahmi Rozano menuturkan telah mengingatkan sejak tahun lalu. Baginya meski terkendala Sumber Daya Manusia ataupun Anggaran, setidaknya dalam pembentukan UPTD PPA dimulai dengan aksi nyata berupa penegasan yang tertuang dalam Peraturan Bupati.

“Saya sudah sampaikan tahun lalu, tolong dibentuk rumahnya dulu atau peraturan bupatinya dulu. Walaupun sumber daya manusia dan anggaran kurang, setidaknya perbup terbentuk sudah keliatan aksinya,” ujar ketika ditemui helloborneo.com di Penajam, Senin.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak,  Pengendalian Pendudukan Dan Keluarga Berencana Kabupaten Penajam Paser Utara Siti Aminah mengaku, tengah berupaya dan kini drafnya sudah di Bagian Organisasi dan Tata Laksana Sekretariat Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara. 

“Tapi kami berupaya cepat ditindaklanjuti karena sudah di ORTAL (Bagian Organisasi dan Tata Laksana) sedang berproses. Kami berharap mudah mudahan tahun ini atau tidak paling depan bisa terwujud,” kata dia. (bp/tan)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.