Kepala BPN Kabupaten Penajam Paser Utara Ade Chandra (ESY)

Ribuan Bidang Tanah di Kabupaten Penajam Segera Bersertifikat

Bagus Purwa

Kepala BPN Kabupaten Penajam Paser Utara Ade Chandra (ESY)
Kepala BPN Kabupaten Penajam Paser Utara Ade Chandra (ESY)

Penajam, helloborneo.com – Sedikitnya 7.500 bidang tanah di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara, segera bersertifikat melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap atau PTSL 2022.

Kepala Badan Pertanahan atau BPN Kabupaten Penajam Paser Utara Ade Chandra Wijaya saat dihubungi helloborneo.com di Penajam, Rabu mengatakan, target sertifikat tanah melalui PTSL sebanyak 7.500 bidang tanah.

“Kuota PTSL di wilayah Penajam Paser Utara bertambah dari 5.000 bidang tanah pada 2021, menjadi 7.500 bidang tanah pada tahun ini,” ujarnya.

Program pendaftaran tanah sistematis lengkap di Kabupaten Penajam Paser Utara pada 2021 terealisasi 100 persen lanjut ia, sehingga ada penambahan kuota pada 2022.

Penambahan kuota PTSL Kabupaten Penajam Paser Utara juga karena Anggaran Pendapatan Belanja Negara atau APBN cukup memadai untuk mendukung program tersebut.

“Penambahan kuota karena tercapai realisasi 100 persen pada tahun sebelumnya dan adanya dukungan anggaran pemerintah pusat untuk jalankan PTSL,” ucapnya.

Dengan dilanjutkan PTSL tersebut jelas Ade Chandra Wijaya, maka proses pemetaan lahan di seluruh wilayah Indonesia ditargetkan rampung pada 2024.

Apabila semua lahan di wilayah Indonesia terpetakan, maka masyarakat akan lebih mudah dalam mengurus sertifikat atau legalisasi kepemilikan lahan.

Lahan di Kabupaten Penajam Paser Utara masih bisa disebut bermasalah ungkapnya, karena dari luas wilayah lebih kurang 3.333 kilometer persegi, baru sekitar 40 persen yang bersertifikat.

“Sisanya masih belum terpetakan, makanya kalau sudah terpetakan tentu mengurangi potensi masalah tumpang tindih atau sengketa lahan yang sering terjadi,” tambahnya.

Wilayah Kecamatan Sepaku yang masuk kawasan inti ibu kota negara baru, katanya, menjadi sasaran program pendaftaran tanah sistematis lengkap di Kabupaten Penajam Paser Utara pada tahun ini. (bp)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.