Masjid di Balikpapan Tak Masalah Dengan Aturan Pengeras Suara

Roy MS

Balikpapan, helloborneo.com – Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Balikpapan memastikan hampir seluruh pengurus Masjid dan Mushala tidak terlalu bermasalah dengan ketentuan penggunaan alat pengeras suara yang diterbitkan oleh Kementerian Agama baru-baru ini.

Penggunaan pengeras suara di Masjid dan Mushala tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri Agama Nomor 5 Tahun 2022. Menurut Ketua DMI Kota Balikpapan Solehuddin Siregar, edaran ini merupakan penekanan ulang atas aturan Menteri yang sebelumnya diberlakukan.

“Sekitar 450 Masjid di Balikpapan, hampir 90 persennya mengikuti poin-poin dalam aturan itu,” jelas Solehuddin.

Lebih lanjut Solehuddin menilai bahwa aturan tersebut bertujuan positif. Dalam hal ini, DMI kata Dia mendukung, demi terciptanya ketertiban dan kenyamanan di lingkungan masyarakat.

“DMI Kota Balikpapan mendukung untuk ketertiban dan kenyamanan warga sekitar Masjid baik muslim atau non muslim,” lanjutnya saat dikonfirmasi Kamis (24/2).

Diakui pula, bahwa tidak ada ketentuan mengenai sanksi bagi pengurus Masjid maupun Mushala yang memasang alat pengeras suara melebihi dari ketentuan Menag. Meski nantinya ditemukan, DMI siap melakukan pendekatan persuasif kepada pengurus tempat ibadah umat Islam itu.

“Jika ada yang melanggar, DMI akan tetap mensosialisasikan SE tersebut,” imbuhnya.

Solehuddin tak menampik apabila aturan ini akan menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat.

Penggunaan pengeras suara di Masjid dan Mushala merupakan kebutuhan bagi umat Islam sebagai salah satu media syiar Islam. Namun di sisi lain, kata penceramah yang juga Purnawirawan Angkatan Darat ini, masyarakat Indonesia beragam, baik agama, keyakinan, latar belakang, dan lainnya.

“Kita hidup bertetangga, beda budaya, beda agama dan lainnya. Wajar ada yang merasa komplain,” pungkasnya.

Seperti diketahui, SE Menteri Agama mengatur pedoman volume pengeras suara di Masjid dan Mushala sesuai dengan kebutuhan. Untuk kenyamanan, volume pengeras suara yang dipergunakan dibatasi antara 30 sampai dengan 60 Desibel (DB). (yor)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.