Film-film Layanan Streaming Raih Nominasi Oscar Tahun ini

Tun MZ

Film-film yang berhasil meraih nominasi Oscar 2022 (dok: Focus Features/Apple TV+, Netflix, Janus Films & Sideshow, Warner Bros. Pictures, Warner Bros. Pictures, Searchlight Pictures, Netflix, 20th Century Films via AP)
Film-film yang berhasil meraih nominasi Oscar 2022 (dok: Focus Features/Apple TV+, Netflix, Janus Films & Sideshow, Warner Bros. Pictures, Warner Bros. Pictures, Searchlight Pictures, Netflix, 20th Century Films via AP)

Washington, helloborneo.com – Para ahli dan pengamat film memprediksi adanya pertarungan yang kuat di ajang Academy Awards atau Oscar tahun ini antara film ‘CODA’ yang merupakan singkatan dari Child of Deaf Adults atau anak dari orang dewasa tuli, dan film ‘The Power of the Dog.’ 

Dua film ini dijagokan mendapat penghargaan paling bergengsi di Oscar, yaitu kategori film terbaik. Yang menarik, artinya penghargaan paling tertinggi tersebut kemungkinan besar akan jatuh kepada film yang didistribusikan melalui layanan streaming.

‘CODA’ Raih 3 Nominasi

Saat ditemui di ajang Producers Guild of America Awards belum lama ini, melalui penerjemah bahasa isyarat, aktris tuli Marlee Matlin yang bermain dalam film ‘CODA’ sempat berkomentar mengenai hal ini. Pasalnya, film ‘CODA’ memang dapat ditonton melalui layanan streaming Apple TV+.

“Saya membahas dengan tim saya betapa rindunya kami dengan hanya memiliki 4 stasiun televisi saja, tapi sekarang kita memiliki ribuan pilihan yang menurut saya bagus. Penonton jadi memiliki lebih banyak pilihan cerita yang berbeda, film dari berbagai negara dan juga aktor yang berbeda. Dan ketika Apple membeli film ‘CODA,’ menurut saya telah memberikan perspektif yang baru dalam dunia bisnis hiburan,” ujar Marlee Matlin kepada Associated Press.

“Apple langsung terjun dan terlibat, serta bekerja sama dengan (para aktornya). Mereka juga memfasilitasi, baik dalam hal penyediaan penerjemah bahasa isyarat atau teks terjemahan. Apple telah mempermudah jalan yang telah kami lalui dan kami sangat berterima kasih,” tambahnya.

Film ‘CODA’ yang bertema drama bercerita tentang seorang anak remaja bernama Ruby yang adalah anggota keluarga satu-satunya yang bisa mendengar. Orang tua dan saudara kandungnya tuli. Ruby diceritakan ikut membantu usaha pemancingan keluarganya dan berencana untuk bergabung penuh waktu setelah lulus SMA. Film ini juga mengikuti keseharian Ruby yang kerap dijauhi di sekolahnya, karena kondisi keluarganya.

Selain mendapat nominasi untuk kategori film terbaik Oscar, film yang disutradarai oleh Sain Heder ini juga berhasil meraih nominasi untuk kategori aktor pendukung terbaik dan naskah adaptasi terbaik.

The Power of the Dog Raih 12 Nominasi

Satu lagi film yang didistribusikan melalui layanan streaming dan akan bertarung di ajang Oscar tahun ini adalah The Power of the Dog. Film ini bercerita tentang seorang peternak bernama Phil Burbank yang diperankan oleh aktor Bennedict Cumberbatch yang ditakuti sekaligus dikagumi oleh orang-orang disekitarnya.

Produser film asal Kanada, Roger Frappier, yang telah berkarir sejak tahun 1971 kali ini juga ikut menjadi produser untuk film “The Power of the Dog.” Saat ditemui oleh Associated Press, Roger sempat berkomentar mengenai hubungan antara komunitas film dan layanan streaming yang terbentuk dalam waktu yang cukup singkat.

“Saat kami menerima tawaran untuk merilis film The Power of the Dog’ 3 tahun lalu, muncul diskusi antara apakah film ini akan ditayangkan di bioskop atau layanan streaming. Tapi pada waktu itu kami tidak tahu akan terjadi pandemi COVID-19 yang mengubah cara pandang para pecinta film terhadap bioskop. Namun, film ini juga dirilis di bioskop. Pihak produksi sangat bahagia,” kata Roger Frappier. 

“(Hingga kini) film ‘The Power of the Dog’ mungkin telah ditonton di ratusan negara dan masih tersedia untuk jutaan orang. Jadi ini merupakan hal yang sangat fantastis dan mereka sangat bersyukur dengan adanya Netflix,” tambahnya.

Film ‘The Power of the Dog’ berhasil meraih 12 nominasi di ajang Oscar kali ini, termasuk film terbaik, aktor terbaik untuk Bennedict Cumberbatch, dan sutradara terbaik untuk Jane Campion.

Encanto Raih 2 Nominasi

Film animasi ‘Encanto’ produksi Disney memang diputar perdana di bioskop, namun juga segera dirilis melalui layanan streaming Disney+ satu bulan kemudian. Pada waktu itu varian Omicron sempat membuat para pecinta film ragu untuk membeli tiket bioskop karena takut tertular COVID-19, dan memilih untuk menontonnya di rumah.

Penayangan “Encanto” melalui layanan streaming dianggap sebagai pilihan yang tepat, dengan jumlah penonton yang meng-akses lewat Disney+ yang terus mencapai rekor hingga 3 bulan kemudian. 

“Film ini telah ditonton sebanyak lebih dari 5 kali dari biasanya di Disney+ yang menurutnya sungguh fenomenal. Menurutnya, bioskop adalah tempat yang bagus untuk merilis film dan Disney+ adalah platform yang fenomenal untuk film itu,” ujar Jared Bush, selaku produser ‘Encanto.’

Film “Encanto” bercerita tentang keluarga Madrigal yang tinggal di pegunungan Columbia. Masing-masing anak di keluarga Madrigal memiliki kekuatan magis yang luar biasa, kecuali Mirabel, yang suatu hari menyadari bahwa keluarganya tengah berada dalam bahaya. Film ini berhasil meraih dua nominasi Oscar kali ini untuk kategori film animasi terbaik dan music orisinal terbaik.

Ajang Academy Awards atau Oscar akan diselenggarakan tanggal 27 Maret waktu Los Angeles, California atau 28 Maret waktu Indonesia. (voa/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.