Bapenda Kabupaten Paser Naikkan Target Pendapatan Pajak Daerah

TB SIhombing

Kepala Bapenda Kabupaten Paser, Abdul Basyid (TBS)

Paser, helloborneo.com – Badan Pendapatan Daerah atau Bapenda Kabupaten Paser menaikkan target pendapatan pajak daerah pada tahun ini (2022) lebih kurang Rp4 miliar atau sekitar 10 persen dari target pendapatan pajak daerah tahun sebelumnya.

Kepala Bapenda Kabupaten Paser, Abdul Basyid saat ditemui helloborneo.com di Paser, Kamis menjelaskan, target pendapatan pajak daerah pada 2021 Rp40 miliar, dengan realisasi pendapatan pajak daerah Rp48 miliar atau melampaui target Rp8 miliar dengan capaian 120 persen.

“Tahun sebelumnya target Rp40 miliar dan realisasinya melampaui. Pendapatan 2021 itu mencapai Rp48 miliar,” ujarnya.

Realisasi pendapatan yang melampaui target itu cukup signifikan karena terdapat lima perusahaan di Kabupaten Paser, mendapat izin Hak Guna Usaha (HGU) baru, sehingga mendongkrak sektor pajak Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

“HGU baru di lima perusahaan yang membuat kenaikan cukup signifikan. Nilainya bahkan mencapai Rp15 miliar. Selain itu sektor PBB ada penerimaan piutan dari wajib pajak, sehingga untuk 2022 kami naikkan target pajak,” ucapnya.

Kendati kenaikan target pendapatan pajak pada 2022 tidak menyesuaikan realisasi pendapatan dari tahun sebelumnya jelas dia, sudah berdasarkan penghitungan karena dari 11 sektor pajak tidak seluruhnya memenuhi target.

Sehingga dengan adanya kenaikan tersebut, dia turut optimistis target pendapatan pada 2022 bisa tercapai dan di sisi lain kondisi perekonomian di Kabupaten Paser kian melandai pulih, serta beberapa sektor pajak sudah diterapkan digitalisasi seperti pemasangan tapping box.

“Menaikkan target pendapatan pajak itu sudah berdasarkan pertimbangan. Karena sektor pajak BPHTB 2021 dadakan diterima. Jadi kami naikkan target pendapatan pada 2022 10 persen. Semoga tercapai realisasinya,” jelas mantan Kepala DLH Kabupaten Paser tersebut.

Dengan kian pulihnya perekonomian masyarakat setelah pandemi COVID-19 menimpa Kabupaten Paser, pihaknya berharap agar masyarakat sebagai wajib pajak turut aktif dan taat membayar pajak guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten setempat.

“Kami berharap masyarakat turut aktif membayar pajak dalam meningkatkan PAD, mendukung program pemerintah menuju Paser MAS ,” kata Abdul Basyid. (adv/bp)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.