ES Yulianto

Penajam, helloborneo.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara menyambut kedatangan rombongan Library Tour Kalimantan Timur dan peserta workshop “Menulis Kisah Inspiratif Bersama Pegiat Literasi”.
Kedatangan Library Tour Kalimantan Timur pada Selasa (21/6) tersebut disambut langsung Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara, Ahmad Usman di aula lantai I Kantor Bupati setempat.
Rombongan Library Tour berkunjung bersama sastrawan Gol A Gong selaku Duta Baca Indonesia dan penulis, serta Syafruddin Pernyata selaku pegiat literasi sekaligus Ketua Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) Kalimantan Timur, untuk meningkatkan kesadaran membaca masyarakat.
Ahmad Usman mengucapkan selamat datang kepada Gol A Gong dan rombongan Library Tour, Ketua GPMB Kaltim, Syafruddin Pernyata, dan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Perpusipda) Kaltim, Taufik.
Dia juga menyampaikan salam dari pimpinan daerah, Plt Bupati Penajam Paser UtaraHamdam Pongrewa yang berhalangan hadir pada kegiatan tersebut.
“Boleh dikatakan selamat datang juga di sekitar lokasi Ibu Kota Negara,” ucapnya sebagaimana keterangan tertulis yang diterima helloborno.com.
Lebih lanjut, Ia mengungkapkan rasa terima kasih karena PPU mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) sekitar hampir 10 miliar pada tahun 2021 dan 500 juta pada tahun 2022.
“Dana ini digunakan membangun prasarana yaitu pembangunan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan,” ungkapnya.
hmad Usman menyampaikan bahwa pembangunan yang sedang berjalan khususnya terkait dengan Ibu Kota Negara membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten.
“Cuma satu saja jawabannya adalah kapasitas kita, keilmuan kita, sumber daya manusia kita yang terus ditingkatkan. Yang pasti dengan ini adalah kita bersama pegiat literasi, orang-orang suka baca dan suka belajar dan suka diskusi yang suka menambah kapasitas ilmu, dia akan siap bersaing pada Ibu Kota Negara,” jelasnya.
Duta Baca Indonesia, Gol A Gong menyampaikan keharusan lahirnya karya-karya literasi dari PPU. Berawal dari literasi baca tulis yang dilanjutkan dengan literasi finance berupa hadirnya industri kreatif di Kabupaten Penajam Paser Utara.
“Warga di sekitar, dengan adanya Ibu Kota Negara tidak terpinggirkan. Dia jadi pemain utama,” ungkapnya.
Ketua GPMB Kaltim, Syafruddin Pernyata menyatakan bahwa PPU sebagai salah satu kabupaten termuda di Kaltim mendapatkan rezeki yang tidak disangka-sangka dengan adanya Ibu Kota Negara baru menjadi berkah dan tantangan.
Ia mengungkapkan tantangan bagaimana Kabupate Penajam Paser Utara untuk dapat lahir menjadi kabupaten dengan warga yang cerdas sekaligus mengisi dan mengabdi di Ibu Kota Negara baru.
“Cara untuk mendapatkan hasil itu, belajar. Dan belajar yang paling efektif itu adalah membaca dalam tanda kutip. Bukan sekedar membaca buku, tapi membaca dengan jiwa raga, berimajinasi, berkreasi, berinovasi itu adalah membaca,” jelasnya.
Pada kegiatan tersebut Dinas Perpusip Kabupaten Penajam Paser Utara menyerahkan sertifikat Akreditasi Perpustakaan Sekolah Tahun 2021 kepada enam perpustakaan sekolah di daerah itu, di antaranya SMAN 2 Penajam, SMPN 5 Penajam, SMPN 20 Penajam, SDN 023 Sepaku, SDN 018 Penajam, dan SDN 005 Sepaku.
Sertifikat akreditasi didapat dari Perpustakaan Nasional setelah melalui instrumen penilaian sebanyak enam komponen, di antaranya sarana dan prasarana serta tata kelola perpustakaan.
Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca Dinas Perpusip Kabupaten Penajam Paser Utara, Esa Mulianti menyebut program akreditasi ini merupakan program rutin.
“Kabupaten Penajam Paser Utara pertama kali mengusulkan akreditasi perpustakaan pada 2021 dan dilanjut pada 2022 dengan mengusulkan empat perpustakaan sekolah,” kata dia. (adv/bp)

















