Pemerintah Kabupaten Penajam Telah Salurkan Tunggakan Beasiswa Rp2,7 Miliar

ES Yulianto

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara, Anang Widyanto (ESY)

Penajam, helloborneo.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, telah menyalurkan tunggakan beasiswa sekitar Rp2,7 miliar program prestasi dan 1.000 sarjana yang seharusnya dilakukan pada 2021.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara, Anang Widyanto saat ditemui helloborneo.com di Penajam, Senin, mengatakan utang beasiswa pada 2021 telah lunas atau dibayarkan pada tahun ini (2022).

Total untuk utang beasiswa sekitar Rp2.7 miliar, namun tidak disebutkan secara jelas jumlah peserta yang menerima bantuan biaya belajar atau beasiswa.

“Pada 2021 belum terbayarkan sekitar Rp2.7 miliar dan dibayarkan tahun ini (2022) April sampai Mei,” ujarnya.

Keterlambatan penyaluran bantuan biaya belajar tersebut menurut dia, adanya mahasiswa atau peserta beasiswa yang lambat mengumpulkan data-data sesuai kebutuhan pihaknya.

Tidak hanya itu keterlambatan terjadi akibat peserta tidak melaporkan telah menjadi peserta beasiswa daerah lainnya, sehingga tidak dimungkinkan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara memberikan beasiswa lebih dari satu kali pada seorang peserta.

“Mahasiswa terkadang lambat menyerahkan data rekening jadi lambat, kami tunggu sehingga keterlambatan itu bukan dari kami,” ungkapnya.

“Ada juga yang kami tunggu-tunggu tidak menyerahkan data. Kami cari tahu kenapa tidak menyerahkan data ternyata sudah dapat beasiswa dari sumber lain karena tidak boleh ganda,” tambahnya.

Utang beasiswa senilai Rp2.7 miliar tersebut merupakan program yang digagas digagas pada awal masa kepemimpinan Abdul Gafur Mas’ud dan Hamdam Pongrewa. (bp)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses