Ketua DPRD PPU Sebut Sudah Ada Titik Terang Pembayaran Insentif Pegawai

ES Yulianto

Ketua DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara, Syahruddin M Noor. (ESY)

Penajam, helloborneo.com – Pembayaran insentif kepada 3.895 pegawai pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara dianggap menemui titik terang.

Pelaksana tugas Bupati Penajam Paser Utara, Hamdam Pongrewa mengatakan pembayaran insentif dilaunasi September mendatang. Pembayaran insentif akan dilunasi secara langsung dengan perkiraan anggaran lebih dari Rp10 miliar.

Plt Bupati PPU, Hamdam Pongrewa. (ESY)
Plt Bupati PPU, Hamdam Pongrewa. (ESY)

“Awal September baru bisa ditransfer sehingga kemungkinan cukup untuk kita lunasi. Gaji ke 14 dan tukin 50% sekitar Rp10 miliar lebih,” kata Hamdam.

Keterlambatan pembayaran instensif tersebut selain karena terkendala Dana Bagi Hasil (DBH) juga terkendala atauran.

Kendala aturan tersebut memang menjadi peringatan bagi pemerintah daerah Kabupaten Penajam Paser Utara oleh Badan Pemeriksa Keuangan.

“Jadi insentif ini memang awalnya ada penyesuaian karena catatan BPK yang hampir setiap tahun itu memberikan saran supaya pemberian itu tidak lagi menggunakan berdasarkan golongan atau jabatan eselon tapi dia harus mengacu pada sistem tukin (tunjangan kinerja),” terangnya.

“Sehingga kita lakukan penyesuaian aturan, namun kendalanya transfer yang terbatas sehingga baru akan terealiasasu di awal September,” tambahnya.

Teks foto: Ilustrasi ASN (/net)
Teks foto: Ilustrasi ASN (/net)

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara, Syahruddin M Noor mengaku bersyukur adanya titik terang bagi pembayaran insentif tersebut.

“Tidak ada masalah syukur alhamdulillah kalau dibayarkan artinya ini sudah ada titik terang,” ucap Syahruddin M Noor.

Syahruddin menjelaskan bahwa tugas dari legislatif belum sampai pada mengintervensi pemerintah daerah.

“Kalau ini sudah dianggarkan eksekutornya yaitu pemerintah. Kalau ada masalah disitu mereka lapor baru kita panggil pemerintah. Kita tidak mau mengintervensi mereka sebelum ada laporan,” jelasnya. (adv/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses