Edy Suratman Yulianto

Penajam, helloborneo.com – Jumlah Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memprihatinkan. Dari 1 kelurahan dan 3 desa di Kecamatan Waru, Kabupaten PPU hanya ada 3 TPS sementara.
Hal ini dikatakan oleh Camat Kecamatan Waru, Firman Usman mengaku saat ini hanya ada 3 TPS, dimana tersebar di Kelurahan Waru terdapat 2 TPS dan Desa Sesulu 1 TPS.
“Kalau di Kelurahan Waru yang ada saat ini dua, Desa Sesulu hanya ada satu yang di dekat kuburan, Desa Api-api kayaknya enggak ada, Desa Bangun Mulyo juga ya sepertinya enggak ada. Hanya tiga saja yang mengcover satu kecamatan,” kata Firman Usman.
Jumlah tersebut dianggap tidak cukup untuk menampung sementara sampah dari masyarakat di Kecamatan Waru, Kabupaten PPU. Menurut Firman Usman idealnya jumlah TPS yang ada di Kecamatan Waru seharusnya mencapai 5 TPS.
“Sangat tidak cukup, seharusnya minimal ada 5 dengan jumlah penduduk 10 ribuan. Minimal ada 5 TPS saya kira sudah terurai,” ujarnya.
Untuk mewujudkan TPS yang ideal, Firman Usman meminta kerjasama untuk Kepala Desa dan Lurah yang ada agar segera menetapkan titik TPS. Hal tersebut menurutnya haruslah mudah terealisasi, pasalnya ini adalah kepentingan bersama terkait pengelolaan sampah di lingkungan masing-masing.
“Nah, upaya yang saya lakukan ya rapat koordinasi sudah saya sampaikan kepada Kelurahan dan desa untuk segera menetapkan titik-titik TPS, suka atau tidak suka sampean harus tentukan, karena ini terkait sampah yang berada di lingkungan saudara-saudara,” jelasnya.
Meski demikian, pihak kecamatan tidak bisa memaksa untuk pihak desa dan kelurahan segera menetapkan titik tersebut. Firman Usman hanya bisa berharap adanya kerjasama yang baik antara Lurah dan Kepala Desa yang ada untuk menetapkan titik TPS dalam rapat koordinasi bersama Kepala Rukun Tetangga (RT)
“Saya tidak memberikan deadline pasti, cuma saya sampaikan sesegera mungkin. Nah beberapa termasuk Kelurahan katanya, rapat koordinasi RT di awal bulan ini mereka akan mencoba mendiskusikan itu, mungkin juga di desa-desa lain itu. Kan saya rekornya Mei kemarin,” tuturnya.
Camat Waru ini tengah mengusulkan realisasi TPS di Kecamatan Waru, Kabupaten PPU. Upaya tersebut telah disampaikan kepada pengampu kebijakan pengelolaan sampah. Selain itu juga diminta untuk rutin melakukan pengambilan sampah dari TPS ke Tempat Pengolahan Akhir (TPA)
“Nah, Saya dalam beberapa kesempatan mencoba meyakinkan daerah dengan catatan bahwa nanti ketika titik itu sudah ada kesepakatan DLH memfasilitasi TPS-nya itu, terus menjadwalkan pengambilan secara rutin,” pungkasnya. (log)
















