Buka Rakor High Level Meeting TPID, Pj Bupati Makmur Marbun Berharap Sinergitas Semua Pihak

Rapat koordinasi High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). (Ist)
Rapat koordinasi High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) membuka rapat koordinasi High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dengan stakeholder terkait, di aula lantai III Kantor Bupati PPU Selasa, (26/09/2023).

Turut hadir Sekretaris Daerah (Sekda) PPU Tohar, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda PPU Nicko Herlambang, Kepala Perwakilan BI Balikpapan Bambang Setyo Pambudi, Kepala Badan Pusat Statistik PPU, Kepala Kantor Cabang Pembantu Bulog tanah Grogot, mewakili Kapolres PPU dan para kepala SKPD terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten PPU.

Pj Bupati PPU Makmur Marbun mengatakan kita semua bersepakat bahwa kunci keberhasilan pengendalian inflasi adalah dengan bersinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota untuk berupaya secara bersama menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

“Melalui strategi 4K yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi dan komunikasi efektif. Pemerintah pusat melalui koordinasi Menteri Dalam Negeri sangat “concern” dalam melakukan upaya-upaya pengendalian inflasi nasional, yang tentu wajib diikuti oleh Pemerintah Daerah di tingkat provinsi maupun tingkat kabupaten/kota,” ungkapnya.

Lebih lanjut Makmur meminta kepada seluruh unsur yang tergabung dalam TPID Kabupaten PPU agar secara sungguh-sungguh dan konsisten dalam melakukan pengendalian inflasi daerah.

“Selaku Pj Bupati PPU saya akan fokus kepada persoalan inflasi dan hal ini akan menjadi bagian penting dari kinerja selama bertugas di Kabupaten PPU,” katanya.

Tambah Pj. Bupati PPU, apalagi di tahun 2024 Kabupaten Penajam Paser Utara direncanakan sebagai kabupaten IHK (Indeks Harga Konsumen) dalam penetapan nilai inflasi. Selain itu, kehadiran pemerintah pusat di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada tahun 2024 mendatang, tentu berpengaruh besar kepada dinamika rantai pasok pangan di daerah sekitar IKN.

“Saya juga mengharapkan peran aktif dari pihak Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan serta Kantor Cabang Pembantu Bulog Tanah Grogot untuk terus bekerjasama melakukan upaya pengendalian inflasi, juga menyiapkan stok pangan sehingga memberi manfaat dan dampak positif yang besar terhadap tercapainya target pengendalian Inflasi di Kabupaten PPU,” pungkasnya. (adv/kmf/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses