Disdikpora Kabupaten PPU Mulai Hitung Kebutuhan SDN 002 Sepan

Edy Suratman Yulianto

Kepala Disdikpora Kabupaten PPU, Alimuddin. (Ist)
Kepala Disdikpora Kabupaten PPU, Alimuddin. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Pasca kebakaran yang terjadi di Sekolah Dasar Negeri 002, Kelurahan Sepan, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Rabu (31/01/2024) lalu, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten PPU, mulai menghitung kebutuhan untuk kembali melakukan proses pembelajaran seperti semula.

Kepala Disdikpora Kabupaten PPU, Alimuddin mengatakan dari hasil verifikasi sementara ada 3 ruang belajar, 1 ruang guru, dan 1 ruang kepala sekolah yang terbakar. Sedangkan beberapa kondisi fisik bangunan lainnya masih bisa digunakan.

“Setelah verifikasi di lapangan ada 3 ruang belajar yang hangus, 1 ruang kepala sekolah, 1 ruang guru. Fisik bangunan sesuai dengan analisis dari konsultan bangunan yang ada di kita. Itu masih bisa dipakai. Jadi rehab,” kata Alimuddin, Kamis (01/02/2024).

Langkah selanjutnya, pihak Disdikpora melalui bidang sarana dan prasarana akan melakukan perhitungan kebutuhan. Perhitungan tersebut meliputi kebutuhan media pembelajaran, kemudian kebutuhan untuk administrasi.

“Kita hitung di Sarpras, meja, kursi, media pembelajaran, komputer dan alat administrasi kantor. Yang jelas sudah mulai dihitung,” ungkapnya.

Guna melengkapi kebutuhan tersebut, pihaknya akan berupaya mengusulkan melalui alokasi anggaran belanja tidak terduga atau disebut BTT. Dengan estimasi waktu, ditarget secepatnya.

Pasalnya, seperti peristiwa kebakaran tersebut, cukup sulit untuk mengusulkan melalui BTT. Perlu adanya keterangan dari sekolah yang melaporkan kepada pihak kelurahan atau desa, hingga pengakuan dari pihak kepolisian.

“Secepatnya, proses penetapan sebagai menggunakan BTT harus ada laporan dari sekolah. Dari desa atau kelurahan hingga kepolisian, ini yang mendasari dulu, habis itu baru bisa dieksekusi,” pungkasnya. (adv/kmf/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.