Edy Suratman Yulianto

Penajam, helloborneo.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengedalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), tengah berupaya mencapai target Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Nindya.
Kepala Bidang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak dan Perempuan (PPHAP) DP3AP2KB Kabupaten PPU, Nurkaidah, menerangkan bahwa pihaknya diberikan kesempatan melakukan evaluasi sejak 1 Februari 2024 hingga 31 Mei 2024.
Sebelum melakukan evaluasi tersebut, pihaknya akan menyusun rencana aksi daerah, kemudian pembentukan satuan pendidikan yang berbasis anak. Dan juga sempat menjalani Bimbingan Teknis (Bimtek) selama 3 hari.
“Pertama menyusun rencana aksi daerah, kemudian pembentukan satuan pendidikan yang ramah anak, kemudian persiapan evaluasi KLA. Jadi kemarin kita ikut Bimtek tuh 3 hari dari tanggal 24 sampai 26 pelaksanaan evaluasi KLA itu mulai tanggal 1 Februari sampai dengan 31 Mei,” kata Nurkaidah.
Tahun 2024 ini, pihaknya menargetkan untuk KLA di Kabupaten PPU mampu meraih kategori Nindya. Namun secara realistis setidaknya Nurkaidah mengaku harus mampu mempertahankan kategori Madya.
“Ya kalau kemarin 2023 kan, kita sudah kategori Madya, harapannya kan minimal mempertahankan, kalau bisa naik Nindya,” ungkapnya.
Guna mencapai target sesuai dengan harapan, ia menginginkan adanya kerjasama antara para pihak yang terkait untuk bisa memenuhi persyaratan mencapai kategori Nindya.
“Nah jadi kita perlu banyak persiapan, sehingga nanti para pihak bekerjasama agar bisa membantu mencapai target,” pungkasnya. (adv/kmf/log)

















