ES Yulianto

Penajam, helloborneo.com – Area kemping Presiden Joko Widodo di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara disebut endemis malaria karena daerah itu masuk zona merah penyakit akibat gigitan nyamuk itu.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara, Jense Grace Makisurat saat dikonfirmasi helloborneo.com di Penajam, Kamis, tidak membantah bahwa daerah yang bakal menjadi agenda kemping orang nomor 1 Indonesia tersebut adalah area endemis malaria
“Ya endemis malaria Sepaku itu. Memang ada nyamuk malaria,” ujarnya.
Kendati belum ada komunikasi antara Sekretariat Presiden dengan Dinas Kesehatan Penajam Paser Utara, dia mengaku sudah meyiapkan sejumlah langkah mengantisipasi nyamuk anopheles.
“Kalaupun misalnya nanti datang ke sana, kami pasti akan dilibatkan untuk pencegahan terutama misalnya agar tidak terinfeksi plasmodium malaria melalui nyamuk anopheles. Kami kasih oles anti nyamuk sama kelambu masih ada stok,” jelasnya.
Kabupatem Penajam Paser Utara telah masuk dalam zona merah endemis malaria, tercatat di Dinas Kesehatan setempat jumlah kasus tiga tahun terakhir mengalami peningkatan, pada 2019 sebanyak 1.050 kasus, 2020 ada 1.364 kasus dan terakhir 2021 sebanyak 1.472 kasus. (bp)

















