Byar Pet, DPRD PPU Panggil PLN Petung

Bagus Purwa

Mesin Perusda Mangkrak Belum Diperbaiki (L Gustian – Hello Borneo)

Mesin Perusda Mangkrak Belum Diperbaiki (L Gustian – Hello Borneo)

Penajam, helloborneo.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara, Nanang Ali menganggap Perusahaan Listrik Negara atau PLN Unit Petung tidak cepat tanggap dalam mengatasi permasalahan listrik yang sering byar pet di daerah itu.

“Kami menilai PLN kurang serius mengatasi permasalahan listrik, sudah sekitar satu tahun ini PLN selalu melakukan pemadaman listrik,” kata Ketua Nanang Ali.

Pemadaman listrik yang sering dilakukan PLN, lanjutnya, tentu merugikan masyarakat. Dimana pemadaman listrik di wilayah Penajam Paser Utara bisa mencapai lima sampai enam kali dalam satu hari, dengan lama pemadaman lebih lama dari biasanya.

“PLN rutin lakukan lima sampai enam kali pemadaman dalam sehari, dengan lama pemadaman dua sampai tiga jam,” kata Nanang Ali.

Ia mengaku, sering menerima keluhan dari masyarakat terkait pemadaman listrik yang sering dilakukan PLN tersebut. Sedangkan upaya penanganan mengurangi pemadaman listrik melalui jalur koordinasi dengan pihak PLN setampat sejauh ini belum menemukan solusi.

Sementara itu, Wakil Bupati Penajam Paser Utara, Mustaqim MZ, menanggapi persoalan sering terjadinya pemadaman listrik sebagai permasalahan nasional, karena hampir di seluruh daerah di Kalimantan Timur (Kaltim) mengalami hal serupa.

Mustaqim mengatakan, pemerintah daerah hanya mampu berharap PLN dapat segera menambah daya listrik di daerah itu. Karena untuk memberikan bantuan mesin pembangkit atau suplai gas ke Perusahaan Daerah (Perusda) Benuo Taka untuk produksi listrik belum dapat dilakukan.

Manajer PLN Unit Petung Suyono, menyatakan, pemadaman listrik sering dilakukan PLN, karena PLN mengalami defisit listrik berkisar 1.300 kilowatt per hari. Dimana beban puncak saat ini, mencapai 13,5 megawatt sementara kapsitas mesin pembangkit juga hampir sama dengan produksi listrik 13 ribu kilowatt.(adv/log)

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.