Kader Partai Demokrat Paser Kecewa Visi Misi Disampaikan di Samarinda

Cak Ris

 

Sekretaris DPC PD Paser Abdullah (Cak Ris - Hello Borneo)

Sekretaris DPC PD Paser Abdullah (Cak Ris – Hello Borneo)

Paser, helloborneo.com – Sejumlah kader Partai Demokrat Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, kecewa dan menyoal pelaksanaan penyampaian visi misi dan pengenalan bakal calon kepala daerah dilaksanakan di Samarinda.

Kekecewaan disampaikan Sekretaris DPC PD Paser Abdullah setelah mengetahui adanya pelaksanaan pengenalan visi dan misi di gelar di kantor DPD Partai berlambang bintang “mercy” di Samarinda beberapa waktu lalu.

Abdullah menilai ada kesan, bahwa elit di DPD akan memanfaatkan gelaran tersebut sebagai wadah untuk melakukan pungutan jelang gelaran konggres yang direncanakan akan dilaksanakan pada 10 Mei mendatang.

“Kita harapkan pengenalan dan penyampaian visi dan misi digelar di daerah, karena untuk memperkenalkan calon kepala daerah kepada konstituen dan juga masyarakat,” kata Abdullah.

Senada, kader PD lain Kastolani yang merupakan pengurus dan juga kandidat legislatif yang diusung Partai Demokrat dalam Pemilihan Legislatif 2014 lalu, mengatakan penyampaian visi misi dan pengenalan bakal calon kepala daerah dilaksanakan di Kantor DPD PD di Samarinda bisa menjadi bumerang bagi partai.

Ini dengan pertimbangan karena banyak masyarakat yang masih belum tahu visi dan juga misi sosok yang diusung untuk bisa dipilih menjadi Bupati Paser pada Pilkada nanti.

“Para calon tak akan bisa menyampaikan visi dan misi kepada kader partai secara langsung sehingga tak ada kedekatan emosional. Ini membuka peluang pemilih akan menyeberang ke calon yang lain, yang bukan rekomendasi dari partai yang kami cintai ini,” tegas Kastolani.

Pria berkacamata itu menilai, visi misi yang digelar dua hari Senin-Selasa (27-28/4) lalu dianggap kurang tepat. Karena tak memberikan opsi pilihan bagi kader di daerah untuk memilih siapa calon yang tepat diusung partai dalam pilkada nanti.

“Jangan sampai seperti membeli kucing dalam karung pada pemilihan kandidat calon yang diusung partai,” ujar Kastolani.

Harusnya pengenalan figure, tambahnya, bisa menjadi momen masyarakat untuk mengetahui siapa calon yang akan diusung Demokrat pada pilkada Paser Desember mendatang. (ris/*esa)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.