Pecinta Seni Paser Harus Bersabar Punya Taman Budaya

Cak Ris,

Penajam, helloborneo.com – Pementasan tunggal seni teater bertajuk “Seharusnya lomba…. Tapi mungkin saja tidak! yang ditampilkan komunitas Teater Cermin SMK Kertanegara Kuaro mendapat apresiasi dari salah satu anggota DPRD Paser.

Adalah Dody Satwika Nasution legislator PAN yang menilai Paser sudah muncul bibit-bibit baru seniman yang bisa membawa nama harum Kabupaten Paser di level yang lebih tinggi.

Dody juga menyikapi adanya saran dari beberapa komunitas seni bahwa saatnya Kabupaten Paser memiliki gedung khusus dan taman budaya untuk memberikan ruang bagi penggiat seni untuk menampilkan karyanya.

Meski demikian, Dody juga tak menampik bahwa memang butuh waktu untuk merealiasaikannya karena saat ini kebijakan pemerintah masih fokus untuk pembangunan infrastruktur fasilitas publik.

“Kegiatan ini sangat positif. Terkait fasilitas khusus untuk para seniman, kami akan mendorong pemerintah daerah untuk dapat memfasilitasi para pekerja seni,” kata Dodi disela menyaksikan penampilan Teater Cermin yang mewakili Kabupaten Paser mewakili FLS2N tingkat Provinsi Kaltim tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, Teater Cermin Sukses menampilkan pementasan tunggal di Gedung PKK yang disulap seperti gedung kesenian, Sabtu (16/5) lalu.

Dalam kesempatan tersebut, salah satu pemerhati seni yang juga sebagai pimpinan Padepokan Ilalang Suwanto mengungkapkan saatnya pemerintah dan pihak swasta ikut mendukung perkembangan seni di Kabupaten Paser. Peran serta pemerintah diantaranya membangun taman budaya sebagai markas para pekerja seni untuk mengekpresikan karyanya.

“Perhatian terhadap seni masih belum maksimal, Hingga saat ini Paser belum punya taman budaya yang bisa mengakomodasi hasil kerja keras para pekerja seni di Kabupaten Paser. kata Suwanto usai menikmati pertunjukan Teater Cermin. (ris/*log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.