DPRD Penajam Harapkan Pemerintah Optimalkan Pelestarian Pantai

M Miftah Nugraha – Humas DPRD Penajam Paser Utara

 

Ketua DPRD, Nanang Alie dan Wakil Ketua DPRD, Syahruddin M Noor mengikuti bersih-bersih pantai pada kegiatan pesisir berseri 2015 di pantai Corong Tanjung Jumlai (M Miftah Nugraha - Humas DPRD Penajam Paser Utara)

Ketua DPRD, Nanang Alie dan Wakil Ketua DPRD, Syahruddin M Noor mengikuti bersih-bersih pantai pada kegiatan pesisir berseri 2015 di pantai Corong Tanjung Jumlai (M Miftah Nugraha – Humas DPRD Penajam Paser Utara)

Penajam, helloborneo.com – Wakil Ketua DPRD Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Syahruddin M Noor mengharapkan pemerintah daerah mengoptimalkan program pelestarian pantai yang ada di daerah itu.

“Kami menilai pemerintah daerah belum melakukan program pelestarian pantai di kawasan Penajam Paser Utara yang berkesinambungan secara maksimal,” kata Wakil Ketua DPRD, Syahruddin M Noor saat menghadiri kegiatan Pesisir Bersih, Indah dan Lestari (Berseri) di Pantai Corong PPU, Kamis.

“Kami berharap pemerintah daerah tidak melakukan kegiatan yang hanya bersifat seremonial saja, tapi harus ada tindakan nyata yang untuk pelestarian pantai itu,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, lanjut Syahruddin, sudah melakukan penanaman pohon sebagai upaya untuk melestarikan pantai, namun kegiatan tersebut masih dilakukan dibeberapa tempat dan tidak ada perawatan lanjutan terhadap pohon yang telah ditanam tersebut.

“Upaya pelestarian pantai itu tidak pada penanaman pohon saja, harus ada pengawasan serta evaluasi dari keberhasilan kegiatan itu,” ujarnya.

Dinas Kelautan dan Perikanan Penajam Paser Utara, kata Syahruddin, segera melakukan reklamasi pantai yang terkena abrasi. Reklamasi pantai tersebut merupakan tugas utama yang harus diselesaikan pemerintah daerah dalam melakukan pelestarian kawasan pantai di Penajam Paser Utara.

“Pantai itu akan menjadi warisan buat anak cucu, sudah sepantasnya kelestarian pantai dijaga agar ke depannya menjadi semakin baik,” katanya.

Menurut Syahruddin, saat ini ada beberapa pantai di Penajam Paser Utara yang terkena abrasi. Dimana pantai Nipah-Nipah merupakan kawasan pantai yang terkena abrasi paling parah yang diperkirakan abrasi di pantai tersebut mencapai sepanjang delapan meter.

“Pantai Tanjung Jumlai, Pesisir Desa Sesulu dan Pesisir Desa Api-api di Kecamatan Waru juga dinggap sebagai kawasan pantai yang terkena dampak abrasi cukup parah,” tambahnya. (adv/bp/*esa)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.