Petani Rumput Laut Penajam Butuh Pelatihan Lanjutan

Suherman

 

Eros Petani rumput laut Kelurahan Sungai Parit, Kabupaten Penajam Paser Utara (Suherman - Hello Borneo)

Eros Petani rumput laut Kelurahan Sungai Parit, Kabupaten Penajam Paser Utara (Suherman – Hello Borneo)

Penajam, helloborneo.com – Para petani rumput laut di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, kata petani rumput laut di Kelurahan Sungai Parit, Eros masih membutuhkan pelatihan lanjutan terkait cara penaggulangan penyakit rumput laut.

“Para petani rumput laut menginginkan ada pelatihan lanjutan tentang cara menanggulangi penyakit rumput laut,” kata Eros, di Penajam, Sabtu.

Materi pelatihan yang diberikan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) beberapa waktu lalu, lanjutnya, telah di terapkan dan para petani masih menunggu hasilnya. Namun ada yang lebih penting, yaitu cara penanggulangan penyakit yang sering menyerang rumput laut.

“Saya dan petani rumput laut lainnya berharap ada pelatihan cara menanggulangi penyakit rumput laut, karena kami belum mengetahui cara penanggulangan penyakit yang kerap melanda rumput laut,” kata Eros.

“Diharapkan instansi terkait dapat merespon keinginan para petani rumput laut itu, karena mata pencaharian kami hanya dari menanam rumput laut,” ujarnya.

Menurutnya, para petani rumput laut hanya pasrah ketika rumput laut yang ditanam diserang penyakit, karena tidak mengatahui cara menanggulangi penyakit yang menyerang rumput laut yang ditanam tersebut.

Petani rumput laut lainnya, Wati manambahkan, pelatihan yang diberikan oleh BPPT beberapa waktu lalu tersebut sangat membantu petani untuk meningkatkan penghasilan, karena peserta diberikan cara membuat makanan ringan dari olahan rumput laut.

“BPPT memberikan cara mengolah rumput laut menjadi makanan ringan, seperti cimi-cimi atau krupuk, dan cara pembuatanya sangat mudah,” jelasnya.

“Dinas Kelautan dan Perikanan juga mau menampung produk hasil olahan rumput laut itu, jika para petani rumput laut sudah membentuk kelompok,” tambahnya. (bp/*esa)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.