Bupati Penajam Perintahkan Putus Kontrak Kerja “Multiyears”

Dika

 

Bupati Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Yusran Aspar (Suherman - Hello Borneo)

Bupati Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Yusran Aspar (Suherman – Hello Borneo)

Penajam, helloborneo.com – Bupati Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Yusran Aspar memerintahkan untuk memutus kontrak kerja terhadap kontraktor yang telah memenangkan lelang proyek “multiyears” atau proyek tahun jamak, namun belum melakukan pengerjaan.

“Saya instruksikan kepada Dinas Pekerjaan Umum untuk memutus kontrak kerja apabila kontraktor melewati batas waktu perjanjian untuk memulai pengerjaan,” ungkap Bupati Yusran Aspar, di Penajam, Selasa.

“Kalau memang proyek “multiyears” itu belum dikerjakan kalau perlu kuasa pengguna anggaran (KPA) mengambil tindakan tegas, putus kontrak,” tegasnya.

Berdasarkan laporan bagian Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum, menurut Yusran Aspar, terdapat dua proyek “multiyears” yang terancam diputus kontrak kerjanya, yakni proyek peningkatan jalan Sotek-Mariangau dan akses jalan pelabuhan Benuo Taka di Buluminung, dengan anggaran puluhan miliar rupiah.

“Kedua proyek “multiyears” itu masing-masing sudah ada pemenangnya. Tapi, di lokasi proyek belum ada aktivitas alat berat atau belum ada pengerjaan,” katanya.

Pemenang lelang proyek jalan Sotek-Mariangau, lanjut Yusran aspar, sudah diberikan surat peringatan kedua (SP2). Namun sampai sekarang belum melakukan pengerjaan, dan pemerintah memberikan batas waktu sampai 7 Jul 2015.

“Sesuai ketentuan, apabila melewati batas waktu 7 Juli 2015 belum dikerjakan, maka langsung diberikan SP3 dan pemutusan kontrak,” tegasnya.

Seluruh pemenang tander proyek tahun jamak, tambah Yusran Aspar, segera melakukan pengerjaan sesuai dengan waktu yang tercantum dalam aturan. Pemerintah daerah akan bertindak tegas apabila kontraktor pelaksana melanggar perjanjian yang telah disepakati dengan pemutusan kontrak kerja.

“Berdasarkan informasi dari Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum, selain proyek jalan Sotek-Mariangau dan akses jalan pelabuhan, terdapat poryek lain sudah ada pemenangnya, tapi pekerjaan fisik belum dimulai,” ungkapnya. (bp/*esa)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.