30 Tim Medis Paser Kawal Pelaksanaan Upacara

MR Saputra

20 Pelajar Jatuh Pingsan Saat Upacara

BANYAK. Tim medis saat melakukan evakuasi terhadap siswa yang jatuh pingsan di tengah pelaksaan upacara detik-detik proklamasi. (MR Saputra - Hello Borneo)

BANYAK. Tim medis saat melakukan evakuasi terhadap siswa yang jatuh pingsan di tengah pelaksaan upacara detik-detik proklamasi. (MR Saputra – Hello Borneo)

Tana Paser, helloborneo.com – Kesuksesan pelaksanaan Upacara peringatan Dirgahayu Republik Indonesia (RI) ke-70 di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, tidak luput dari peran para tim medis, yang berusaha keras menjaga setiap peserta yang ikut dalam upacara tersebut.

Wakil Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Paser Lilis Sumarni, yang menjadi koordinator tim medis mengatakan, dalam upacara HUT RI yang ke-70 tahun ini. Tercatat ada sekitar 30 tim medis yang disiagakan untuk berjaga, di belakang barisan.

“Sekitar 30 tim medis yang kami arahkan bersiaga di belakang barisan dalam upacara, yang terdiri dari 15 tim dari PMI dan 15 lagi dari tim kesehatan sekolah,” jelasnya.

Lilis juga mengatakan, saat upacara berlangsung pihaknya bergerak dengan cukup cepat dan sibuk. Pasalnya ditengah suhu panas dan terik matahari musim kemarau, membuat pelajar yang ikut serta mengalami lemas ataupun jatuh pingsan. Bahkan ada satu pelajar yang langsung dilarikan ke Rumah Sakit.

“Bisa dilihat, banyak pelajar yang tak tahan, dan dari data yang kami miliki ada sekitar 20 orang pelajar merasa lemas hingga jatuh pingsan. Memang harus dimaklumi karena suhunya sangat panas,” ungkap Lilis.

“Dan sesampai di tenda kami beri pertolongan pertama, namun ada satu orang pelajar, yang harus kami bawa ke rumah sakit karena sesak napas,” tutupnya. (log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.