Puluhan Hektar Lahan di Paser Ludes Terbakar

Rapal JKN

Kebakaran Lahan Bikin Heboh Warga

ASAP. Kabut asap kembali menghantui warga Paser. (Rapal JKN - Hello Borneo)

ASAP. Kabut asap kembali menghantui warga Paser. (Rapal JKN – Hello Borneo)

Tana Paser, helloborneo.com – Musim kemarau panjang yang melanda Kabupaten Paser, membuat kebakaran lahan terus meningkat. Seperti yang terjadi di kawasan Desa Tana Priuk, Jalan Negara, Rt 01, dimana puluhan hektar lahan terbakar dan nyaris nyasar ke pemukiman warga di kawasan tersebut.

Salah satu warga di kawasan tersebut Rosidah (38) menuturkan, kalau kebakaran lahan tersebut sudah terjadi sejak (7/9) malam lalu. Namun saat pihaknya berusaha mencari titik api, tak ditemukan. Tiba-tiba sekitar pukul 11.30 Wita, Selasa (8/9), kemarin, saat angin bertiup kencang. Api langsung berkobar dengan besar dan menjalar.

“Sebelumnya saat malam kami sempat berusaha mencari titik api, namun tak ditemukan. Hanya terlihat warna merah di tengah lahan tersebut, pas siangnya langsung berkobar,” terang Rosida, salah satu warga yang rumahnya nyaris terbakar.

Lanjut Rosidah memaparkan, saat api mulai berkobar pihaknya sempat berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun beruntung tim Pemadam kebakaran dari Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Paser, segera tiba. Dengan dibantu warga api berhasil dipadamkan.

“Jadi saat angin semakin kencang dan api semakin besar, kami berusaha memadamkan api, membloknya api dengan membuat batas dan memadamkan api dengan dedaunan. Namun api semakin besar, beruntung tim Pemadam segera datang,” papat Rosidah.

Sedangkan Kepala BPBD Paser yang dijumpai di TKP Chandra Iwanadhi membenarkan, ada sekitar puluhan hektar lahan terbakar dan asal mula api disinyalir karena pembukaan lahan yang dilakukan warga dengan cara membakar tanpa diawasi.

“Kami masih melakukan pendataan, namun bila melihat intensitas kebakaran lahan ini ada lebih dari 20 hektar lahan terbakar. Dan asal api diduga karena keteledoran saat membuka lahan,” ucapnya.

Dan untuk diketahui, sampai berita ini diturunkan masih terjadi kebakaran di desa Tana Periuk. Bahkan selain tim Pemadam dari BPBD, Magala juga turun dan Tim Sabara Polres Paser yang menggunakan Water Canon juga ikut memadamkan api dan Selasa kemarin dalam sehari telah terjadi 4 kali kebakaran lahan di Kabupaten Paser. (rol)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.