PDAM Penajam Tetapkan Darurat Air Baku

AH Ari B

 

Penajam, helloborneo.com – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, menetapkan darurat air baku karena debit air Sungai Lawe-lawe sebagai sumber air baku semakin menyusut seiring kemarau panjang yang melanda daerah itu.

“Debit sumber air baku PDAM semakin menipis. Saat ini, volume air Sungai Lawe-lawe di bawah 20 centimeter dari permukaan tanah, sehingga produksi air bersih juga menurun,” kata Direktur PDAM Penajam Paser Utara Misdianto, di Penajam, Kamis.

Penurunan debit air Sungai Lawe-lawe tersebut lanjutnya, membuat air baku pada “water treatment plant” (WTP) Lawe-Lawe hingga Oktober ini terus mengalami penurunan yang memengaruhi produksi air bersih.

“Saat ini kami hanya mampu memproduksi air bersih sekitar 30 liter per detik karena sumber air baku terus mengalami penurunan sehingga kami tetapkan kondisi ini sebagai darurat air baku,” jelas Misdianto.

Produksi air bersih PDAM Penajam Paser Utara, menurutnya, menurun hingga 60 persen dari biasanya, seiring kemarau panjang yang menyebabkan debit air Sungai Lawe-lawe semakin menyusut, sehingga distribusi air bersih ke masyarakat tersendat.

Dengan terjadina penurunan produksi air bersih kata Misdianto, PDAM Penajam Paser Utara, akan memberlakukan pendistribusian air bersih ke masyarakat secara bergiliran, karena kondisi sumber air baku tidak memungkinkan memenuhi kebutuhan untuk 5.000 pelanggan.

“Kami hanya bisa berharap segera turun hujan sehingga dapat menambah debit Sungai Lawe-lawe yang merupakan sumber air baku PDAM satu-satunya,” ujarnya.

PDAM Penajam Paser Utara, tambah Misdianto, sempat memanfaatkan air limbah perusahaan untuk menambah debit air Sungai Lawe-lawe, namun dihentikan karena diduga mencemari air bersih yang didistribusikan ke masyarakat.

“Kami masih menunggu hasil uji laboratorium untuk mengetahui kelayakan air limbah perusahaan itu bisa dimanfaatkan sebagai air baku,” katanya. (bp/*esa)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.