Bawa Senjata Api Rakitan, Warga Sepaku Diserahkan ke Polisi

AH Ari B

 

Bawa Senjata Api Rakitan, Warga Sepaku Diserahkan Ke Polisi

Bawa Senjata Api Rakitan, Warga Sepaku Diserahkan Ke Polisi

Sepaku, helloborneo.com – Gara-gara membawa senjata api rakitan di wilayah perusahaan PT. Kalimantan Prima Services Indonesia (KPSI), Edi Saputra (38), warga RT 02 Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, diamankan dan diserahkan ke polisi.

Edi Saputra awalnya diamankan pihak security PT. KPSI, dan selanjutnya dibawa ke Polres PPU untuk diproses hukum lebih lanjut. Ayah dua orang anak ini diketahui sehari-hari bekerja sebagai Wakar (Satpam/Penjaga) PT. KPSI.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres PPU, Ajun Komisaris Cheery Sinta Simamora saat dikonfirmasi helloborneo.com di ruang kerjanya, Jumat (13/11), mengatakan Edi ditangkap pada sebuah pos Loreng Garda Wana UK II Jonggon, Kelurahan Loakulu Kabupaten Kutai Kartanegara yang berbatasan dengan PT. ITCI di Kecamatan Sepaku.

“Pelaku diserahkan pada Kamis (12/11) kemarin, sekira pukul 17.00 Wita. Setelah kami interogasi, tersangka mengaku senjata api rakitan tersebut hasil buatannya sendiri ,” ujar Cheery.

“Tak hanya senjata, kami juga mengamankan tiga butir amunisi kaliber 7.62 milimeter, empat butir amunisi timah, satu kotak peluru mainan, dua genggam sabut kelapa, satu bungkus serbuk korek api, satu potongan pipa, Handphone dan senter sebagai barang bukti,” ungkap Cheery.

Lanjut Cheery, semua barang tersebut diakui pelaku untuk keperluan berburu hewan liar di hutan. Pelaku kata Cheery dapat dikenakan pasal 1 ayat 1 undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951 tentang Kepemilikan Senjata Api Illegal.

“Selanjutnya kami akan menyerahkan pelaku dan barang bukti kepada Polres Kutai Kartanegara karena Tempat Kejadian Perkara-nya disana,” pungkasnya. (rol)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.