Siswi SMPN 1 PPU Berharap Jokowi Hapus Kurikulum 2013

AH Ari B

 

Presiden Jokowi, dan Ibu Negara Iriana membagikan buku saat hendak meninggalkan lokasi Groundbreaking. (Subur - Humas Setkab PPU)

Presiden Jokowi, dan Ibu Negara Iriana membagikan buku saat hendak meninggalkan lokasi Groundbreaking. (Subur – Humas Setkab PPU)

Penajam, helloborneo.com – Kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Kawasan Industri Buluminung (KIB), Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, Kamis (19/11) menimbulkan harapan dan semangat baru bagi masyarakat. Tak terkecuali para siswa siswi yang ikut dalam penyambutan yang berharap Kurikulum 2013 dihapuskan oleh Presiden Jokowi.

Adalah Sevilla Shelsa dan Meutya Dwi, siswi kelas 7 dan 8 di SMPN 1 Penajam, mengaku sangat antusias dan senang dapat ikut menyambut kedatangan orang nomer satu di Indonesia itu.

“Saya ingin berphoto dengan bapak presiden mas. Ini kan kesempatan langka bisa ketemu langsung dengan pak Jokowi,” katanya kepada helloborneo.com.

Tidak hanya itu, saat ditanya, apa harapannya saat bisa bertemu dengan Presiden Jokowi langsung. Salah satu diantaranya malu-malu menjawab ingin meminta kurikulum pendidikan tahun 2013 dapat dihapuskan.

“Saya ingin disini (Kabupaten PPU) dibangunkan toko buku agar tidak perlu lagi ke Balikpapan. Ya kalau bisa kurikulum 2013 dihapus aja karena bikin susah,” ungkapnya.

Kedatangan Presiden Jokowi di KIB, Kabupaten PPU ini dalam acara Groundbreaking enam proyek besar di Kalimantan Timur, dengan nilai investasi sebesar Rp71,74 triliun.

Pengamanan acara Groundbreaking di lokasi Pelabuhan Benuo Taka, Kelurahan Buluminung, Kabupaten PPU dijaga berlapis. Bahkan tamu undangan yang hadir, satu persatu wajib melalui pemeriksaan petugas secara intensif di pintu masuk pertama dan kedua yang dijaga ketat oleh anggota TNI dan Polri. (rol)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.