Kabupaten Bekasi Belajar Terkait LPSE di Penajam

Subur Priono – Humas Setkab Penajam Paser Utara

 

Bupati Penajam Paser Utara, Yusran Aspar bersama Wakil Bupati Mustaqim MZ menerima kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten Bekasi (Subur Priono - Humas Setkab Penajam Paser Utara)

Bupati Penajam Paser Utara, Yusran Aspar bersama Wakil Bupati Mustaqim MZ menerima kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten Bekasi (Subur Priono – Humas Setkab Penajam Paser Utara)

Penajam, helloborneo.com – Pemerintah Kabupaten Bekasi melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, dalam rangka belajar terkait Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

“Saya merasa tersanjung atas kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk belajar, dan pertemuan itu diharapkan bukan hanya belajar, tapi harus saling memberikan kemajuan bagi daerah masing-masing,” kata Bupati Penajam Paser Utara, Yusran Aspar saat menyambut rombongan yang dipimpin oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Bekasi, Hudaya, Senin.

Bupati berharap dengan kunjungan Pemerintah Kabupaten Bekasi tersebut, Kabupaten Penajam Paser Utara, juga dapat belajar dari kelebihan Kabupaten Bekasi sehingga bisa kembangkan di wilayah Penajam Paser Utara.

“Silahkan saling tukar informasi bagi daerah, nilai plus dari daerah lain itulah kemudian kami kembangkan Penajam Paser Utara,” ujar Yusran Aspar.

Sebelum berhasil memborong tiga penghargaan “National Procurement Awards” 2015 sekaligus dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) terkait layanan LPSE menurut Bupati Yusran Aspar, Kabupaten Penajam Paser Utara juga belajar dari daerah lain.

Kepala Bagian Pembangunan Kabupaten Penajam Paser Utara, Edi Subyantoro mengatakan, Kabupaten Penajam Paser Utara, meraih “National Procurement Award” karena LPSE setempat dinilai cukup berprestasi dalam implementasi fungsi dan tugasnya.

Pemberian penghargaan tersebut lanjut dia, sekaligus menjadi dorongan LKPP meningkatkan kualitas LPSE membenahi sektor pengadaan barang dan jasa agar berdasarkan tujuh prinsip yakni, efisien, efektif, terbuka, bersaing, transparan, adil atau tidak diskriminatif dan akuntabel dengan mengusung tema “Dukung Penguatan LPSE dalam Sistem Pengadaan”.

“Tema itu menjadi semangat LKPP menciptakan dan mewujudkan pengadaan yang kredibel. Penguatan LPSE akan bermanfaat bagi pelaksanaan pembangunan nasional melalui e-government ke depan, karena LPSE menjadi salah satu pilar pokok penyelenggaran pengadaan di Indonesia,” jelasnya.

Sementara Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Bekasi, Hudaya mengatakan, bangga dengan prestasi yang telah diraih oleh Kabupaten Penajam Paser utara, khususnya dalam bidang layanan LPSE tersebut. Kabupaten Bekasi yang usianya terpaut jauh dengan Kabupaten Penajam Paser Utara belum mampu memperoleh prestasi tersebut.

“Kabupaten Penajam Paser Utara diusianya yang masih muda mampu meraih penghargaan “National Procurement Awards 2015” sekaligus dari LKPP tekait LPSE, karena itu kami jauh-jauh ingin bekajar di Kabupaten Penajam Paser Utara,” katanya. (adv/bp/*esa)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.