BPOM Palangka Raya Temukan Kue Berpewarna Tekstil

Eef JKN

 

BPOM saat melakukan pemeriksaan kesejumlah pasar besar di Palangka Raya. (Eef - Hello Borneo)

BPOM saat melakukan pemeriksaan kesejumlah pasar besar di Palangka Raya. (Eef – Hello Borneo)

Palangka Raya, helloborneo.com – Balai Pengawas Obat dan Makanan BPOM Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, sedang gencar-gencarnya melakukan pemeriksaan dan pengawasan kosmetik, obat dan makanan. Dari hasil pemeriksaaan BPOM tersebut ditemukan banyak makanan yang menggunakan pewarna tekstil,

Kegiatan yang dilakukan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (DINKES) dan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil (DISPERINDAGKOP) Provinsi Kalimantan Tengah maupun Kota Palangka Raya sudah menjadi kegiatan rutin dalam hal pengawasan makanan, kosmetik dan obat tradisional.

Kasi Sertifikasi Pelayanan Konsumen BPOM Kota Palangka Raya, Gusti Tamjidillah mengatakan temuan paling banyak adalah kadaluarsa dan kemasan rusak. Serta, ditemukan juga pangan siap saji seperti kue dan gulali yang ada di pasar tradisional masih banyak menggunakan pewarna tekstil.

“Kami meminta kepada penjual jajanan seperti itu, agar suka rela memusnahkan sendiri makanan atau jajanan yang berbahaya itu. Sebab, dalam UU perlindungan konsumen no 8 tahun 1999 apabila didapati akan mendapatkan sanksi 5 tahun penjara,”ucap Gusti.

Lanjut Gusti, kegiatan pengawasan makanan konsumsi ini sering dilakukan mendekati hari-hari besar yang karena permintaan masyarakat Kota Palangka Raya naik dan konsumsi makanan lebih meningkat dibandingkan hari biasanya.

“Kami juga melakukan himbauan kepada masyarakat agar lebih memperhatikan warna. Sebab, warna yang dihasilkan secara alami tidak lah mencolok. Sedangkan yang memakai pewarna tekstil, wrnanya sangat mencolok dan cerah,” tutupnya. (rol)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.