Polres Penajam Berlakukan Siaga Satu Pasca Bom Sarinah

AH Ari B

 

Penajam, helloborneo.com – Kepolisian Resor Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, memberlakukan status siaga satu pasca teror bom yang terjadi di kawasan Sarinah, Jakarta.

“Kami tingkatkan status waspada menjadi siaga satu dengan memperketat pengawasan fan pengamanan di sejumlah titik yang dinilai rawan di wilayah Penajam Paser Utara,” ujar Kapolres Penajam Paser Utara, Ajun Komisaris Besar Raden Djarot Agung Riadi, saat dihubungi di Penajam, Jumat.

Polres Penajam Paser Utara, lanjut Kapolres, memperketat pengamanan dan penjagaan di sejumlah objek vital di wilayah Penajam Paser Utara, untuk mengantisipasi terjadinya serangan kelompok sipil bersanjata dan ledakan bom seperti yang terjadi di kawasan Sarinah, Jakarta belum lama ini.

Polres Penajam Paser Utara, menurut Djarot Agung Riadi, menurunkan sebanyak dua puluh anggota untuk mengamankan bank dan perkantoran, serta melakukan operasi keliling dan razia di beberapa titik yang dinlai rawan.

“Pengawasan ketat itu sekaligus untuk mengantisipasi masuknya kelompok Gafatar (gerakan fajar nusantara) di Kabupaten Penajam Paser Utara,” jelasnya.

Selain itu untuk mendeteksi keberadaan kelompok Gafatar tersebut tambah Djarot Agung Riadi, Polres Penajam Paser Utara, juga menurunkan tim intelejen ke lapangan melakukan pengamanan secara tertutup.

“Kami lakukan pengamanan tertutup, karena dikabarkan kelompok Gafatar sudah masuk dan merambah di wilayah Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah,” kata kapolres. (bp/*esa)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.