Didukcapil Penajam Lakukan Pengecekan Data Penduduk Ganda

AH Ari B

 

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Penajam Paser Utara, Suyanto (AH Ari B - Hello Borneo)

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Penajam Paser Utara, Suyanto (AH Ari B – Hello Borneo)

Penajam, helloborneo.com – Dinas Kepedudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, akan melakukan pengecekan data penduduk ganda di masing-masing kecamatan di daerah itu.

“Kami lakukan pencocokan dan penelitian seluruh KTP (kartu tanda penduduk) elektronik untuk pengecekan data administrasi kependudukan ganda di masyarakat,” kata Kepala Disdukcapil Kabupaten Penajam Paser Utara, Suyanto saat dihubungi di Penajam, Jumat.

Pegecekan KTP elektronik tersebut lanjut dia, akan dilaksanakan di masing-masing kecamatan dengan melibatkan pihak desa dan kelurahan, pencocokan dan penelitian identitas KTP elektronik itu dilakukan dengan cara mendatangi setiap warga yang telah memiliki KTP elektronik.

“Disinyalir banyak data penduduk ganda, yang diduga terjadi karena kesalahan pada saat perekaman data KTP elektronik,” ucap Suyanto.

Menurut ia, dari 190 ribu data penduduk Kabupaten Penajam Paser Utara, yang diserahkan kepada Kementarian Dalam Negeri, hanya sekitar 159 ribu jiwa yang diakui, sisanya mengalami kesamaan identitas dengan daerah lain sehingga tidak teregristrasi.

Adanya data penduduk ganda tersebut tambah Suyanto, karena warga bersangkutan sudah tinggal di Kabupaten Penajam Paser Utara, selama tiga sampai empat tahun dan tidak memiliki surat pindah dari daerah asal dengan alasan tidak bisa pulang mengurus surat pindah kerena tidak memilki biaya.

“Dengan alasan sudah lama tinggal di daerah ini dan tidak bisa pulang karena tidak ada biaya, ketua RT dan pihak kelurahan/desa dan kecamatan memberikan surat pengantar pembuatan KTP. Jadi, kami akomodir karena hak warga negara, tapi setelah diterbitkan kemudian dicek, ternyata terdata juga di tempat lain,” jelas Suyanto. (adv/bp/*esa)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.