KPP Penajam: Banjir Membantu Pertumbuhan Padi

AH Ari B

 

Tanaman Padi Milik Petani di Kecamatan Babulu (Gusti - Hello Borneo)

Tanaman Padi Milik Petani di Kecamatan Babulu (Gusti – Hello Borneo)

Penajam, helloborneo.com – Kepala Kantor Ketahanan Pangan dan Penyuluh Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Surito Widarie mengatakan, banjir yang merendam sawah di Desa Sumber Sari, Kecamatan Babulu, akan membantu pertumbuhan tanaman padi.

“Peristiwa banjir di sejumlah lahan persawahan di Desa Sumber Sari itu, akan berdampak positif pada pirit tanaman yang tercuci,” ujar Surito Widarie saat dihubungi di Penajam, Jumat.

Menurut ia, pirit merupakan partikel terkecil kimia yang muncul dari tanah dan dapat mengganggu pertumbuhan tanaman padi, sehingga dengan terjadinya banjir akan membantu membersihkan pirit tersebut dari areal persawahan.

Sehingga dengan terjadinya banjir di sejumlah lahan persawahan tersebut lanjut Surito Widarie, akan membantu pertumbuhan tanaman padi.

“Banjir yang melanda sejumlah lahan sawah di Desa Sumber Sari itu, berpotensi membersihkan bakteri maupun partikel kimia yang muncul dari dalam tanah,” jelasnya.

Surito Widarie juga mengimbau, para pemilik lahan persawahan di Desa Sumber Sari, untuk menggiatkan kembali gotong royong membersihkan saluran irigasi agar agar tidak terjadi penyumbatan.

Sebelumnya, sedikitnya 400 hektare lahan pertanian di Desa Sumber Sari, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara, terendam banjir akibat meluapnya Sungai Longkali di Kabupaten Paser.

Salah seorang petani Desa Sumber Sari, Kecamatan Babulu, Sugianto mengatakan, banjir yang merendam lahan persawahan tersebut akibat hujan deras yang melanda wilayah Kabupaten Paser dalam sepekan terakhir.

Para petani di Desa Sumber Sari, sempat khawatir akan mengalami gagal panen karena padi yang terendam sudah siap panen, dan meminta pemerintah daerah segera membuat pintu air sebagai penahan luapan air Sungai Longkali yang kerap meluap saat musim hujan. (bp/*esa)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.