Penajam Berencana Mutasi Pejabat Eselon

Subur Priono – Humas Setkab Penajam Paser Utara

 

Sekretaris Kabupaten Penajam Passer Utara, Tohar (baju putih) saat diwawancara awak media (AH Ari B - Hello Borneo)

Sekretaris Kabupaten Penajam Passer Utara, Tohar (baju putih) saat diwawancara awak media (AH Ari B – Hello Borneo)

Penajam, helloborneo.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, kembali berencana melakukan mutasi terhadap pejabat eselon II, III dan pejabat eselon IV untuk mengisi kekosongan jabatan di beberapa satuan kerja perangkat daerah.

Sekretaris Kabupaten Penajam Paser Utara, Tohar di Penajam, Kamis mengatakan, mutasi pejebat eselon II, III dan pejabat eselon IV rancanakan akan dilaksanakan setelah Idul Fitri 1437 Hijiriah.

“Khusus untuk jabatan pimpinan tinggi pratama atau eselon II rencannya akan melalui proses lelang jabatan,” ungkapnya.

Pelaksanaan mutasi itu lanjut Tohar, untuk kepentingan organisasi kepegawaian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara mengisi kekosongan jabatan karena ditinggal pejabat sebelumnya.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara mempersilahkan aparatur sipil negara di lingkungan pemerintah setempat yang ingin mendaftar dan mengikuti lelang jabatan eselon II.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara, Surodal Santoso mengatakan  selain seleksi, juga akan ada juga perputaran atau rotasi pada jabatan eselon II, III dan pejabat eselon IV, dimana ada sekitar 50 pejabat eselon III yang akan dirotasi.

Sedangkan untuk jabatan eselon II akan diseleksi oleh tim Panitia Seleksi atau Pansel yang beranggotakan dua orang dari Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara dan dari luar pemerintahan sebanyak tiga orang.

“Mutasi jabatan berdasarkan kepentingan organisasi termasuk masalah prestasi, karena prestasi nilai utama untuk menduduki jabatan strategis,” tambah Surodal Santoso. (adv/bp/*rol)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.