Tohar: Evaluasi “Multiyaers” Diserahkan kepada SKPD

AH Ari B

Sekretaris Kabupaten Penajam Paser Utara, Tohar (AH Ari B - Hello Borneo).

Sekretaris Kabupaten Penajam Paser Utara, Tohar (AH Ari B – Hello Borneo).

Penajam, helloborneo.com – Evaluasi kegiatan yang dibiayai anggaran tahun jamak atau “multiyears” seiring terjadinya defisit anggaran dan penurunan pendapatan daerah kepada masing-masing satuan kerja perangkat daerah, kata Sekretaris Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Tohar.

“Penurunan anggaran saat ini dipastikan ada penundaan sejumlah kegiatan pembangunan yang dibiayai anggaran tahun jamak,” ujar Tohar saat ditemui helloborneo.com di Penajam, Jumat.

Rencana pendapatan daerah yang diprediksi semakin menurun membuat Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara harus melakukan penghematan anggaran di semua kegiatan, termasuk mengevaluasi sedikitnya 25 paket proyek “multiyears”.

“Ke-25 kegiatan tahun jamak yang sedang berjalan perlu dikaji ulang sebagai upaya rasionalisasi kegiatan untuk mengurangi beban kas daerah yang semakin merosot,” ucap Tohar.

APBD Penajam Paser Utara pada 2016 mengalami defisit sekitar Rp300 miliar, sebagai imbas menurunnya penerimaan dana bagi hasil migas dari pemerintah pusat. Sementara pada 2017, kekuatan APBD Penajam diperkirakan turun sekitar Rp400 miliar menjadi Rp1,03 triliun.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, memiliki utang untuk pembayaran 25 paket kegiatan yang dibiayai anggaran tahun jamak sekitar Rp804 miliar hingga 2018.

Dari ke-25 kegiatan yang dibiayai tahun jamak yang sedang berjalan itu lanjut Tohar, perlu dievaluasi secara menyeluruh, di antaranya peninjuan ulang desain yang menyangkut hasil akhir dan progres pengerjaan di lapangan hingga saat ini.

Ia menjelaskan pelaksanaan kegiatan evaluasi proyek “multiyears” itu diserahkan kepada masing-masing SKPD (satuan kerja perangkat daerah) atau dinas terkait yang diharapkan rampung Agustus ini.

“Kami harapkan evaluasi kegiatan yang dibiayai anggaran tahun jamak itu dapat selesai dalam bulan ini, agar dapat segera disampaikan kepada kepala daerah untuk ditindaklanjuti,” jelas Tohar.

Salah satu penghematan anggaran yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara adalah berencana menunda sejumlah pengerjaan proyek tahun jamak.

Upaya evaluasi proyek “multiyears” tersebut menurut Tohar, untuk mengurangi beban pengeluaran kas daerah yang harus dikeluarkan per tahun. (adv/bp/*rol)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.