Kabupaten Penajam Paser Utara Akan Bangun Lima Desa Mandiri

Bagus Purwa

Kepala Bidang Pemberdayaan Kelembagaan dan Sosial Budaya Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Penajam Paser Utara, Usep Supriatna.

Penajam, helloborneo.com – Kabupaten Penajam Paser Utara yang merupakan bagian dari calon ibu kota negara Indonesia di Provinsi Kalimantan Timur, berencana akan membangun lima desa mandiri.

Kepala Bidang Pemberdayaan, Kelembagaan dan Sosial Budaya Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Penajam Paser Utara, Usep Supriatna saat ditemui helloborneo.com, Selasa mengatakan, pembangunan lima desa mandiri untuk meningkatkan potensi ekonomi daerah.

“Kami berharap program percepatan pembangunan desa itu, kerja petugas Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa atau DPMPD dapat lebih efesien dan efektif,” ujarnya.

Pembangunan desa mandiri untuk meningkatkan pendapatan desa sesuai kebutuhan dan potensi yang dimiliki masing-masing desa di Kabupaten Penajam Paser Utara.

“Pemerintah desa didorong untuk memperkuat perekonomian desa yang dibentuk berdasarkan kebutuhan masyarakat,” ujar Usep Supriatna.

Ia menjelaskan, di kawasan Penajam Paser Utara saat ini sudah tidak ada desa tertinggal, namun perlu upaya untuk terus meningkatkan potensi ekonomi di wilayah itu.

Kabupaten Penajam Paser Utara tegas Usep Supriatna, menjadi satu-satunya kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur yang sudah tidak memiliki desa tertinggal.

Sebelumnya dari 30 desa lanjutnya, Desa Bukit Subur di Kecamatan Penajam dan Desa Karang Jinawi di Kecamatan Sepaku, masih berstatus desa tertinggal namun saat ini sudah berubah menjadi desa berkembang.

Berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM), dua desa tersebut saat ini telah berstatus desa berkembang dan memiliki perkembangan pembangunan di masing-masing desa.

“Dengan berubahnya status dua desa dari desa tertinggal menjadi berkembang itu, Kabupaten Penajam Paser Utara satu-satunya kabupaten di Kalimantan Timur yang tidak memiliki desa tertinggal,” katanya. (bp/hb)  




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.