Subur/hms06.

Penajam, helloborneo.com – Sebanyak 5062 sambungan Jaringan Gas (Jargas) baru di Kabupaten Penajam Paser Utara dipastikan oleh Wakil Bupati Penajam Paser Utara Hamdam segera difungsikan.
Pengoperasian jaringan gas ini ditandai kegiatan Pembukaan Jaringan Gas (Gas-In) Sektor 6 yang di pusatkan di kantor lurah sungai parit kecamatan penajam pada hari Rabu (4/11).
Hamdam mengatakan pemasangan Jargas merupakan komitmen Pemerintah Pusat melalui Kementerian ESDM yang diprioritaskan bagi daerah penghasil migas termasuk Kabupaten Penajam Paser Utara.
“Harapan kami selaku pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, seluruh wilayah kecamatan dapat terlayani Jargas. Oleh karena itu Saya minta masyarakat bersabar dan terus memberi dukungan agar semuanya dapat terwujud”. Kata Hamdam
Program pemasangan Jargas menurut Wabup merupakan langkah strategis pusat untuk menggantikan penggunaan minyak bumi. “Harapannya penggunaan bahan bakar gas bumi untuk sektor rumah tangga dan pelanggan kecil ke depan dapat lebih meningkat”, tambahnya.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setkab PPU Ahmad Usman menerangkan jaringan gas baru yang dioperasikan meliputi Kelurahan Lawe-Lawe, Desa Girimukti, Desa Giripurwa , Desa Sidorejo , Kelurahan Petung dan Kelurahan Waru.
Hingga saat ini jumlah pemasangan jaringan gas di Kabupaten Penajam Paser Utara sejak tahun 2018, telah mencapai 9322 SR atau sambungan rumah.
“Targetnya akhir bulan ini (November) seluruh instalasi Jargas yang telah terpasang sudah dapat digunakan oleh masyarakat, “ terang Ahmad Usman.
Pengoperasian sambungan jaringan gas baru atau Gas-In di kelurahan sungai parit kecamatan penajam, diikuti oleh Pejabat Pembuat Komitmen Dirjen Migas Kementerian ESDM, Yunando. (adv/hms6/hb)
















